Pemprov Kalteng

Pelatihan Juru Sembelih Halal, Pemprov Kalteng Siapkan SDM Terampil dan Inklusif

×

Pelatihan Juru Sembelih Halal, Pemprov Kalteng Siapkan SDM Terampil dan Inklusif

Sebarkan artikel ini
Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Darliansjah, bersama peserta Pelatihan Juru Sembelih Halal yang digelar di lingkungan UPT Balai Latihan Kerja Disnakertrans Kalteng, Palangka Raya, Rabu (20/5/2026). (ist) 

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus dilakukan melalui pelatihan kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui Pelatihan Juru Sembelih Halal Tahun Anggaran 2026 yang digelar di lingkungan UPT Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (20/5/2026).

Pelatihan tersebut dibuka Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansjah, mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Darliansjah menegaskan bahwa penguatan kompetensi tenaga kerja menjadi bagian penting dari visi pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, beretika, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen menghadirkan program pelatihan kerja yang adaptif dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan juru sembelih halal tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun pemahaman mengenai tata cara penyembelihan sesuai syariat serta standar keamanan pangan halal.

Ia menilai, kebutuhan terhadap tenaga juru sembelih halal yang kompeten semakin penting seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal yang aman dan terpercaya.

“Melalui pelatihan ini diharapkan peserta memiliki kemampuan profesional sekaligus membuka peluang kerja maupun usaha mandiri di tengah masyarakat,” katanya.

Darliansjah juga menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan mendapat dukungan dari program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan berkualitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah, Farid Wajdi, menjelaskan pelatihan diikuti 16 peserta yang telah melalui proses seleksi. Menariknya, dua peserta di antaranya merupakan penyandang disabilitas sebagai bagian dari komitmen pelatihan kerja yang inklusif.

“Sepanjang peserta disabilitas mampu mengikuti pelatihan, tentu kami berikan kesempatan yang sama. Ini bentuk komitmen pemerintah agar pelatihan dapat diakses semua kalangan,” ungkap Farid.

Selama tujuh hari pelatihan, peserta akan menerima materi teori hingga praktik penyembelihan halal dengan pendampingan narasumber dari Asosiasi Juru Sembelih Halal Indonesia (JULEHA) Kalimantan Tengah.

Tak hanya dibekali ilmu, para peserta juga memperoleh fasilitas pendukung seperti seragam, alat tulis, konsumsi, uang transportasi, hingga perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama mengikuti kegiatan.

Di sela kegiatan, suasana pelatihan tampak hangat dan penuh semangat. Para peserta terlihat antusias mengikuti arahan instruktur, sebagian di antaranya berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pekerjaan maupun membantu usaha keluarga di bidang penyediaan pangan halal.

Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap lahir tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan penyembelihan halal yang aman, profesional, dan sesuai syariat. (red/shah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *