Palangka Raya, Nusaborneo.com – Putaran balik (U-Turn) di Jalan RTA Milono, tepatnya di kawasan Simpang Tiga Temanggung Tilung atau depan Cafe NightWaltz, Kota Palangka Raya, resmi ditutup sementara mulai Rabu (17/6/2026). Langkah ini diambil untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di lokasi tersebut.
Penutupan dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Kalimantan Tengah setelah melalui kajian dan evaluasi lapangan.
Kepala Dishub Kalteng, Yulindra Dedy, mengatakan titik tersebut selama ini menjadi salah satu lokasi yang memiliki tingkat konflik lalu lintas cukup tinggi karena adanya pergerakan kendaraan yang saling berpotongan saat melakukan putar balik.
“Penutupan U-Turn ini merupakan upaya sementara untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Berdasarkan hasil evaluasi, lokasi tersebut cukup rawan karena banyak kendaraan yang saling bersinggungan saat bermanuver,” kata Yulindra.
Menurutnya, keputusan itu merupakan tindak lanjut hasil rapat lapangan Forum LLAJ yang digelar pada 3 Juni 2026 lalu. Pada tahap awal, penutupan dilakukan dengan memasang water barrier sebagai pembatas fisik sambil menunggu pembangunan median jalan permanen.
Yulindra menjelaskan, kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi angka kecelakaan, tetapi juga memperlancar arus lalu lintas di salah satu ruas jalan utama Kota Palangka Raya.
Dishub Kalteng, lanjut dia, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), hingga Pemerintah Kota Palangka Raya agar penanganan lalu lintas dapat dilakukan secara terpadu.
“Kami berharap masyarakat dapat menyesuaikan diri dengan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan. Pengendara dapat menggunakan bukaan median atau U-Turn lain yang tersedia di sepanjang Jalan RTA Milono,” ujarnya.
Dengan ditutupnya U-Turn tersebut, pengguna jalan diminta lebih memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan bersama selama masa penyesuaian berlangsung. (red)













