Palangka Raya, Nusaborneo.com – Aksi penjambretan yang menimpa seorang perempuan paruh baya di Kota Palangka Raya viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di kawasan Gang Keluarga, Jalan RTA Milono, pada Rabu (17/6/2026) pagi dan terekam kamera pengawas (CCTV).
Dalam video yang beredar, terlihat dua pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor matik berwarna hitam. Keduanya diduga mengincar korban yang saat itu sedang berada di lokasi kejadian sekitar pukul 06.54 WIB.
Pelaku kemudian mendekati korban dan merampas kalung emas yang dikenakan di lehernya. Perhiasan tersebut disebut memiliki berat sekitar 30 gram.
Aksi itu berlangsung sangat cepat. Setelah berhasil menarik kalung korban, kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor menuju jalan utama.
Korban yang kaget sempat berteriak meminta pertolongan sambil berusaha mengejar pelaku. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena pelaku sudah lebih dulu kabur.
Akibat kejadian itu, korban tidak hanya mengalami kerugian materiil, tetapi juga luka pada bagian leher. Dari video yang beredar di media sosial, tampak bekas memar kemerahan memanjang dari bagian belakang leher hingga ke arah pundak akibat tarikan kuat saat kalung dirampas.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Mila Milot dan dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Banyak warga mengaku khawatir dan meminta aparat kepolisian segera menangkap para pelaku.
Sejumlah komentar warganet juga mendesak peningkatan patroli keamanan, terutama pada jam-jam pagi ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat dikabarkan tengah mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi, guna mengidentifikasi dan memburu kedua pelaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat mengenakan perhiasan mencolok di tempat umum, terutama pada kawasan yang relatif sepi. (red/jn)
Terduga Pelaku Ketika Melancarkan Aksinya Melakukan Penjambretan terhadap Wanita Paruh Baya di Gang Keluarga Palangka Raya, Rabu (17/06/2026). (ist)













