Muara Teweh, Nusaborneo.com – Peluncuran program Muara Teweh Car Free Day (CFD) mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Barito Utara, Naruk Saritani, menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana mendorong pola hidup sehat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Program yang diresmikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, di kawasan Bundaran Buah, Jalan A. Yani, Muara Teweh, Minggu (21/6/2026), diawali dengan kegiatan bersepeda bersama dan senam massal yang diikuti ratusan warga.
Menurut Naruk, kehadiran Car Free Day menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menyediakan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, dan melakukan berbagai aktivitas positif.
“Program ini memberikan manfaat yang luas. Selain menjadi sarana olahraga dan rekreasi, kegiatan ini juga memperkuat interaksi sosial serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, pelaksanaan CFD secara rutin setiap akhir pekan dapat menjadi media edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik.
Naruk menilai budaya hidup sehat perlu terus ditanamkan, terutama dengan menyediakan fasilitas dan ruang yang mendukung masyarakat untuk bergerak aktif.
Selain berdampak pada kesehatan, Wakil Ketua Komisi I DPRD Barito Utara itu juga melihat potensi ekonomi yang muncul dari keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam kegiatan tersebut.
Menurut dia, tingginya jumlah pengunjung yang hadir setiap pekan berpotensi menciptakan pasar baru bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka.
“Car Free Day bisa menjadi wadah promosi yang efektif bagi UMKM. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar tentu memberi peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut terus dikembangkan dengan menghadirkan beragam aktivitas yang melibatkan komunitas olahraga, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga pelaku seni dan budaya daerah.
Naruk menilai Car Free Day berpotensi menjadi salah satu ikon baru Kabupaten Barito Utara apabila dikelola secara konsisten dan didukung seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Peluncuran Muara Teweh Car Free Day menandai dimulainya agenda rutin setiap Minggu di pusat Kota Muara Teweh. Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap program tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penguatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM. (red)













