Muara Teweh, Nusaborneo.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, menilai pelaksanaan Sosialisasi dan Pelatihan Kader Posyandu Tahun 2026 di Kelurahan Lanjas menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.
Menurut Naruk, peningkatan kapasitas kader Posyandu perlu dilakukan secara berkelanjutan mengingat mereka memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan lanjut usia.
“Pelatihan seperti ini sangat diperlukan agar kader semakin memahami tugas dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” kata Naruk di Muara Teweh, Jumat (10/7/2026).
Pelatihan yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Teweh Tengah pada Kamis (9/7/2026) itu diikuti sebanyak 105 kader yang berasal dari 15 Posyandu di Kelurahan Lanjas.
Naruk mengatakan, selain peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dukungan terhadap fasilitas Posyandu juga perlu menjadi perhatian agar pelayanan kesehatan di lapangan dapat berjalan secara optimal.
Ia juga menilai kader Posyandu layak memperoleh perhatian dalam aspek kesejahteraan melalui pemberian insentif sesuai kemampuan keuangan daerah. Menurutnya, para kader selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam membantu program kesehatan pemerintah meski sebagian besar bekerja secara sukarela.
“Pengabdian kader Posyandu patut diapresiasi. Pemberian insentif dapat menjadi salah satu bentuk penghargaan sekaligus penyemangat agar mereka terus menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Naruk berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, puskesmas, pemerintah kelurahan, dan kader Posyandu terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia menilai sinergi tersebut juga akan mendukung berbagai program pemerintah, termasuk percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Barito Utara.
“DPRD mendukung program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas kesehatan warga. Dengan kader yang semakin kompeten, pelayanan Posyandu diharapkan semakin optimal,” kata Naruk. (red/at)













