Palangka Raya, Nusaborneo.com – Bangunan budidaya sarang burung walet di Jalan Hiu Putih XXI AA Gang Dorang, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terbakar pada Selasa (4/8/2026) siang.
Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan permanen berukuran 8 x 12 meter milik Karnedi alias Bapak Hari (51). Kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp 300 juta.
Api diduga berasal dari sisa pembakaran tumpukan ranting di lahan milik Cristina pada Senin (3/8/2026) sore.
Saat itu, warga melihat adanya aktivitas pembakaran ranting di lahan berukuran sekitar 10 x 20 meter. Namun, sisa pembakaran diduga tidak dipastikan benar-benar padam.
Pada Selasa sekitar pukul 11.30 WIB, bara api diduga kembali menyala setelah diterpa angin dan kondisi cuaca panas.
Api kemudian merambat membakar vegetasi di sekitar lokasi hingga meluas ke lahan milik Karnedi. Kobaran api akhirnya mencapai bangunan sarang walet dan membuat bangunan tersebut ludes terbakar.
Polresta Palangka Raya menerima laporan kebakaran melalui layanan darurat Polri 110 sekitar pukul 12.14 WIB.
Personel Samapta dan piket fungsi bersama Tim INAFIS Satreskrim Polresta Palangka Raya kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan area, melakukan pemadaman lanjutan, serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari lokasi, polisi memasang garis polisi dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sampel abu arang serta kayu bekas terbakar untuk pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium forensik.
Pamapta III Polresta Palangka Raya Ipda Muhammad Abrar mengatakan, polisi masih mendalami penyebab pasti kebakaran.
“Petugas masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti di sekitar lokasi awal kebakaran,” ujar Abrar.
Ia mengatakan, polisi akan menindak tegas apabila hasil penyelidikan menemukan unsur kelalaian maupun kesengajaan dalam aktivitas pembakaran lahan yang menyebabkan kerugian bagi orang lain.
Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Adapun luas lahan yang terdampak kebakaran sekitar 20 x 10 meter.(red/jn)













