NewsPemko Palangka Raya

Usai Padamkan Karhutla, Ketua TSAK Palangka Meninggal Dunia

×

Usai Padamkan Karhutla, Ketua TSAK Palangka Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Foto almarhum Ahkmad Rizani (tengah) selama hidup bersama Tim TASK Kelurahan Palangka. (ist)

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Duka menyelimuti keluarga dan rekan-rekan Ahkmad Rizani (53), relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Ahkmad yang menjabat sebagai Ketua Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Palangka meninggal dunia setelah sempat jatuh dan tak sadarkan diri ketika bertugas memadamkan karhutla.

Ia mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif selama enam hari di salah satu rumah sakit swasta di Palangka Raya.

Ahkmad mulai dirawat sejak Sabtu (22/8/2026). Kondisinya terus memburuk, di tengah riwayat penyakit hipertensi yang dideritanya.

Suasana duka terlihat di rumah keluarga Ahkmad di Jalan Mendawai VI, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, Kamis (27/8/2026) sore.

Kerabat, teman, dan keluarga berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. Ayat-ayat suci Al Quran juga dilantunkan sebelum jenazah disiapkan untuk dimakamkan.

Ahkmad dikenal aktif sebagai Ketua TSAK Kelurahan Palangka selama sekitar 10 tahun terakhir.

Ketika status siaga darurat karhutla ditetapkan, ayah empat anak itu tetap turun langsung ke lapangan bersama Satgas Darat Karhutla Kota Palangka Raya.

Namun, saat menjalankan tugas memadamkan api, kondisi kesehatannya tiba-tiba menurun.

Ahkmad mendadak tumbang dan kehilangan kesadaran. Ia kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Pihak keluarga mengatakan Ahkmad memiliki riwayat hipertensi. Mereka juga menduga kondisi kesehatannya memburuk setelah terpapar asap saat bertugas.

“Sesak napas gara-gara asap. Dia kan Ketua TSAK. Walaupun kondisi kurang sehat, tetap (bertugas),” ujar Wahidah, istri Ahkmad, bersama Yuyun, adik iparnya.

Menurut keluarga, Ahkmad mulai mengalami sesak napas sejak malam Sabtu sebelum akhirnya mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Setelah enam hari menjalani perawatan, kondisi Ahkmad terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin yang datang melayat ke rumah duka membenarkan bahwa Ahkmad mengalami kondisi drop ketika bertugas memadamkan api bersama timnya.

“Beliau ini memadamkan api bersama timnya, beliau Ketua TSAK,” kata Fairid saat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

Kepergian Ahkmad menjadi duka mendalam bagi keluarga serta rekan-rekannya yang selama ini berada di garis depan dalam penanganan karhutla di Palangka Raya.

Jenazah Ahkmad masih disemayamkan di rumah duka di Jalan Mendawai VI, Kelurahan Palangka.

Rencananya, almarhum akan dimakamkan pada Jumat (28/8/2026) siang, seusai salat Jumat, di Pemakaman Umum Muslimin Jalan Bengaris, Kota Palangka Raya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *