Palangka Raya, Nusaborneo.com – Antrean kendaraan di SPBU 64.731.009 Jalan Diponegoro, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, mencapai sekitar 30 meter. Polisi turun tangan mengatur arus lalu lintas agar antrean pengisian BBM tidak mengganggu pengguna jalan.
Personel Polsek Pahandut bersama Dit Samapta Polda Kalimantan Tengah melakukan pemantauan di lokasi pada Minggu (13/9/2026). Petugas mengatur kendaraan roda dua maupun roda empat yang hendak masuk dan keluar area SPBU.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna melalui Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan pengaturan dilakukan seiring meningkatnya jumlah kendaraan yang mengantre untuk mendapatkan BBM.
“Petugas memastikan antrean tetap tertib sehingga aktivitas masyarakat di SPBU maupun arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap berjalan aman dan lancar,” ujar Iyudi.
Dari hasil pengecekan, sejumlah jenis BBM masih tersedia di SPBU tersebut. Stok yang tercatat antara lain Pertamax sebanyak 5.000 liter, Pertamax Turbo 2.000 liter, Pertalite 13.000 liter, Dexlite 5.000 liter, dan Pertamina Dex 4.000 liter.
Pasokan tambahan BBM diperkirakan tiba sekitar pukul 17.00 WIB dari Pulang Pisau. Polisi pun mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi saat distribusi BBM tiba dan kendaraan kembali meningkat.
“Pengawasan akan terus dilakukan, termasuk pada saat pergantian shift dan ketika pasokan BBM datang,” kata Iyudi.
Antrean kendaraan saat pemantauan terlihat memanjang dari Jalan Rasak hingga gerbang SPBU. Pihak SPBU juga telah menyediakan papan informasi mengenai ketersediaan BBM dan batas antrean untuk memudahkan pengendara.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengantre agar tetap mengikuti arahan petugas dan tidak mengambil jalur yang dapat menghambat arus kendaraan di sekitar SPBU.
Kehadiran personel di lokasi diharapkan dapat menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan BBM dengan aman dan nyaman. (red/am)













