NewsPemko Palangka Raya

Api Muncul di Lahan Kering Rakumpit, Polisi Bergerak Cegah Karhutla Meluas

×

Api Muncul di Lahan Kering Rakumpit, Polisi Bergerak Cegah Karhutla Meluas

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan lahan gambut Kecamatan Rakumpit, Palangka Raya.

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Kobaran api kembali menjadi perhatian di tengah kondisi lahan yang kering di Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Personel Polsek Rakumpit bersama Unit Gabungan Pusdalops Kecamatan Rakumpit bergerak melakukan pengecekan dan penanganan setelah menemukan titik api di lahan kosong Jalan Tumbang Talaken Km 73, Kelurahan Petuk Barunai, Sabtu (19/9/2026).

Lahan yang dipenuhi semak belukar kering membuat api berpotensi cepat menjalar ke area di sekitarnya. Petugas pun langsung melakukan penyekatan dan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api.

Pemadaman dilakukan menggunakan mesin pemadam dan water tank. Petugas juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Kapolsek Rakumpit Iptu Didik Suhardianto mengatakan, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan koordinasi antara berbagai unsur di lapangan.

“Penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama dan koordinasi di lapangan. Kami telah berkoordinasi dengan Pusdalops untuk memperkuat upaya pemadaman dan pemantauan wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran,” kata Didik, mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna, Sabtu.

Dalam proses pemadaman, petugas masih menemukan sisa api dan kepulan asap di sejumlah bagian lahan.

Kondisi medan yang cukup jauh dari sumber air juga menjadi tantangan tersendiri. Petugas harus melakukan pengisian ulang air secara berkala agar proses pemadaman tetap berjalan.

Polsek Rakumpit bersama unsur terkait kemudian melanjutkan pemantauan di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan api benar-benar terkendali sekaligus mencegah munculnya titik api baru.

Penanganan secara terpadu diharapkan dapat mencegah karhutla meluas, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. (Red/am)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *