Palangka Raya, Nusaborneo.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kota Palangka Raya. Kali ini, kobaran api melanda lahan gambut di Jalan Diklat Ujung, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya.
Petugas gabungan dari Polsek Pahandut dan Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah langsung diterjunkan untuk memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan di lokasi.
Sebanyak 27 personel dikerahkan, terdiri atas 7 personel Polsek Pahandut dan 20 personel Ditsamapta Polda Kalteng. Petugas menggunakan mesin pompa untuk menjangkau titik api dan bara yang masih membara di dalam lapisan tanah gambut.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 6 hektare. Hingga saat ini, sekitar 3 hektare lahan telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih berjibaku dengan sejumlah titik yang mengeluarkan asap akibat bara yang kembali menyala di dalam tanah.
“Pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk mencegah api kembali menyala dan merembet ke area lainnya. Kondisi angin yang kencang dan bara di dalam tanah gambut menjadi perhatian petugas di lapangan,” ujar Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna, Sabtu (3/10/2026).
Petugas juga terus menyisir area yang terbakar untuk memastikan tidak ada bara yang masih aktif. Penanganan menjadi tantangan karena sebagian bara berada di dalam tanah gambut dan terdapat bagian lahan yang sulit dijangkau.
Pemadaman dan pendinginan dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali muncul maupun meluas ke area lainnya.
Petugas memastikan pemantauan tetap dilakukan hingga titik-titik yang masih mengeluarkan asap benar-benar aman dan tidak berpotensi kembali terbakar. (red)













