News

Hirup Asap Saat Padamkan Kebakaran Lahan Sawah, Warga Ampah Kota Meninggal

×

Hirup Asap Saat Padamkan Kebakaran Lahan Sawah, Warga Ampah Kota Meninggal

Sebarkan artikel ini
Foto Keterangan : lokasi tempat kejadian perkara di temukannya Rudi Hartono alias Abah Inul (45) warga Urup RT. 018 RW. 006 Kelurahan Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah, meninggal dunia diduga kuat kelelahan dan terlalu banyak menghirup asap kebakaran saat memadamkan api yang membakar lahan di Persawahan Danau Binjai Desa Ampah II Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Rabu (27/9) kemarin.(dok ist)

TAMIANG LAYANG, Nusaborneo.com – Nyawa melayang demi lahan sawahnya tak terbakar, Rudi Hartono alias Abah Inul (45) warga Urup RT. 018 RW. 006 Kelurahan Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah, meninggal dunia diduga kuat kelelahan dan terlalu banyak menghirup asap kebakaran saat memadamkan api yang membakar lahan di Persawahan Danau Binjai Desa Ampah II Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Rabu (27/9) kemarin.

Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan dengan mendengarkan cerita pihak keluarga dan para kerabat korban, bahwa saat itu korban memadam kan lahan sawah milik orang lain yang terbakar dengan alat seadanya. Pemadaman yang dilakukan korban diketahui agar lahan persawahan milik pribadi yang tidak jauh dari lokasi kebakaran juga ikut terbakar.

Sementara itu Kapolsek Dusun Tengah Iptu Supriyadi melalui Kanit Reskrim Aipda Yotri F Heriadi, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam, pasalnya korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Penemuan mayat itu masih dalam penyelidikan,” ucap Yotri saat di konfirmasi via Whattsap, Minggu (1/10).

Dijelaskan Yotri, dari pemeriksaan awal, pada saat kejadian sekitar pukul 15.00 WI, saudara Padilah (40) mendapat informasi dari Brisianto (45) bahwa korban Rudi Hartono Alias Abah Inul tergeletak di sawah. Mendapat laporan tersebut langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) melihat korban dalam keadaan tergeletak diatas tanah dengan posisi terlentang dan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

“Setelah mengetahui korban meninggal dunia pelapor Fadilah langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dusun Tengah ” katanya.

Lanjut Yotri, dari hasil pemeriksaan lapangan, ditemukan sejumlah barang yaitu satu korek api gas, 1 buah masker, satu buah panci rice cooker, 1 unit sepeda motor tampa nomor polisi. Selain itu catatan sementara dari pemeriksaan awal ditemukan juga pondok yang berada di tengah sawah hangus terbakar.

“Dari pemeriksaan luar mayat ditemukan luka bakar atau melepuh l dibeberapa bagian tubuh dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Informasi awal dari pihak keluarga korban, bahwa korban mengidap sakit asma,” katanya.

Dari pihak keluarga menolak dilakukan Otopsi dengan menandatangani berita acara (BA) tolak otopsi dan Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan akan dilaksanakan pemakaman di TPU Amuntai.(pr)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *