Palangka Raya, Nusaborneo.com – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah yang di pimpin Asisten Tindak Pidana Khusus, Douglas Pamino Nainggolan, SH., MH melakukan penggeledahan di tiga kantor pada Selasa (28/11/2023).
Kantor yang digeledah diantaranya Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, Jl. Prof. Dr. Soepomo No.10 Rt. 01 Rw. 3, Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kantor Pusat, Jl. Trunojoyo, Blok M – I Nomor 135, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan Kantor PT. Haleyora Powerindo Jl. Kyai Tapa No. 216, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat,” ucap Kajati Kalteng melalui Kasi Penkum Kejati Kalteng , Dodik Mahendra dalam siaran resminya.
Penggeledahan ini dilakukan terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Bahan Bakar Batubara untuk PT. PLN (Persero) yang berasal dari wilayah Penambangan Kalimantan Tengah Tahun 2022 berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : PRIN – 01/O.2/Fd.1/03/2023 tanggal 27 Maret 2023 Jo. Nomor : PRIN-01.A/O.2/Fd.1/11/2023 tanggal 27 November 2023.
Dari 3 (Tiga) Kantor tersebut, Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah mengamankan dokumen – dokumen yang berkaitan dengan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Bahan Bakar Batubara untuk PT. PLN (Persero) tersebut. Selanjutnya untuk kepentingan penyidikan, dokumen – dokumen tersebut dibawa ke Kejaksaan Tinggi Kalteng.
“Kerugian negara dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Bahan Bakar Batubara untuk PT. PLN (Persero) tersebut tersebut, masih dalam penghitungan Tim penyidik Kejati Kalteng dengan BPK RI Perwakilan Propinsi Kalimantan Tengah,” tuturnya.(red/fr)













