TAMIANG LAYANG, Nusaborneo.com – Penjabat (PJ) Bupati Barito Timur, Indra Gunawan, mengungkapkan bahwa dari total 137 koperasi yang terdaftar di kabupaten tersebut, hanya 63 di antaranya yang masih aktif. Sementara itu, 74 koperasi lainnya telah menjadi tidak aktif.
Indra Gunawan menyatakan kekhawatiran terkait dengan kondisi ini, menekankan perlunya menghindari konflik dalam pengurusan koperasi di Kabupaten Barito Timur.
“Kita perlu menjaga transparansi dan keterlibatan semua pihak untuk mencegah masalah yang dapat merugikan kedepannya,” ucapnya, Jumat (15/12/23) di Tamiang Layang.
Lebih lanjut, PJ Bupati juga menyoroti perlunya kesepahaman yang jelas dalam kepengurusan koperasi, dengan mematuhi peraturan yang berlaku. Ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif untuk mengurangi angka ketidakaktifan koperasi.
Bagi masyarakat yang berminat atau sudah terlibat dalam kepengurusan koperasi, PJ Bupati menegaskan pentingnya pemahaman terkait mekanisme bagi hasil. Hal ini sebagai upaya untuk memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang lebih baik terkait keterlibatan dalam koperasi yang aktif dan berpotensi memberikan manfaat.
Dengan situasi ini, diharapkan langkah-langkah preventif yang diambil dapat meningkatkan kesehatan dan kinerja koperasi di Kabupaten Barito Timur, sekaligus memberikan panduan bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam pengelolaan koperasi di masa mendatang.(pr)













