Palangka Raya, Nusaborneo.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, membagikan 1.000 masker gratis kepada masyarakat sebagai upaya mengurangi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pembagian masker dilakukan di sejumlah ruas jalan di Kota Palangka Raya, Rabu (26/8/2026).
Beberapa lokasi pembagian masker di antaranya Jalan RTA Milono dan Jalan Willem AS.
Masker diberikan terutama kepada warga dan pengguna jalan yang sedang melakukan aktivitas di luar ruangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Palangka Raya Untung Sutrisno mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla.
“Kami membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat asap karhutla. Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” kata Untung.
Untung mengatakan, paparan asap karhutla secara terus-menerus dapat berdampak terhadap kesehatan.
Menurut dia, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki penyakit bawaan.
Karena itu, masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, terutama saat kualitas udara memburuk.
Penggunaan masker, kata Untung, menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan langsung terhadap asap.
Selain menangani dampak asap, DLH Kota Palangka Raya juga terus mendorong masyarakat ikut mencegah terjadinya karhutla.
Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Penanganan dampak asap membutuhkan kepedulian bersama. Pemerintah terus melakukan upaya sesuai kewenangan, namun pencegahan karhutla juga sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran,” ujar Untung. (red)













