Pemkab Barut

ASBADATA Barito Utara Resmi Dilantik, Perempuan Dayak Didorong Jadi Garda Terdepan Budaya dan Pariwisata

×

ASBADATA Barito Utara Resmi Dilantik, Perempuan Dayak Didorong Jadi Garda Terdepan Budaya dan Pariwisata

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemkab Barut, drg Dwi Agus Setijowati menghadiri pelantikan dan pengukuhan ASBADATA Kabupaten Barito Utara, di aula Bappedarida, Selasa (6/1/2026). (ist)

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Pelantikan dan pengukuhan Asosiasi Bawi Dayak Budaya dan Wisata (ASBADATA) Kabupaten Barito Utara untuk masa bakti 2026 menjadi tonggak penting penguatan peran perempuan Dayak dalam menjaga identitas budaya sekaligus menggerakkan sektor pariwisata daerah.

Kegiatan yang digelar di Aula Bappedarida Muara Teweh, Selasa (6/1/2026), tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Barito Utara Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, drg Dwi Agus Setijowati, yang mewakili Bupati H Shalahuddin.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, disampaikan bahwa ASBADATA diharapkan tidak sekadar menjadi organisasi formal, tetapi mampu berperan aktif sebagai motor penggerak pelestarian budaya Dayak, khususnya melalui kiprah perempuan atau bawi Dayak.

Menurut Bupati, perempuan Dayak memiliki posisi strategis dalam kehidupan sosial masyarakat. Selain sebagai penjaga nilai adat dan budaya, bawi Dayak juga berperan penting dalam mendidik generasi muda, menggerakkan ekonomi keluarga, serta menjaga keberlanjutan kearifan lokal di tengah arus modernisasi.

Kabupaten Barito Utara sendiri dikenal memiliki kekayaan budaya yang beragam, mulai dari seni tari, musik tradisional, bahasa daerah, hingga berbagai kerajinan dan tradisi adat. Potensi tersebut dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi apabila dikelola secara berkelanjutan dan dikolaborasikan dengan sektor pariwisata berbasis budaya.

Pemerintah daerah berharap ASBADATA dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya pada aspek pemberdayaan perempuan, pelestarian budaya Dayak, serta promosi destinasi wisata lokal yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

Selain menjalankan fungsi pelestarian budaya, asosiasi ini juga diharapkan mampu menjadi ruang kebersamaan yang inklusif, menjunjung persatuan, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga adat, komunitas budaya, dan pelaku pariwisata.

Bupati juga berpesan agar pengurus ASBADATA yang baru dilantik dapat menjalankan amanah organisasi secara profesional dan bertanggung jawab, dengan menghadirkan program-program kreatif dan inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda Dayak.

Mengakhiri sambutan, Bupati Barito Utara menyampaikan ucapan Selamat Natal bagi umat Kristiani dan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat. Momentum pergantian tahun diharapkan menjadi awal untuk memperkuat semangat kebersamaan dan komitmen dalam membangun Barito Utara yang berbudaya dan berdaya saing. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *