Pemkab Barut

Berlaku Enam Hari Sekolah, Program Makanan Bergizi Gratis Mulai Berjalan di Barito Utara

×

Berlaku Enam Hari Sekolah, Program Makanan Bergizi Gratis Mulai Berjalan di Barito Utara

Sebarkan artikel ini
Kadisdik Syahmiludin A Surapati saat melakukan peninjauan program MBG disalah satu sekolah dalam kota Muara Teweh, Selasa (7/10/2025).(ist)

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Implementasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Barito Utara mulai menunjukkan progres positif. Sejumlah sekolah di wilayah Muara Teweh telah melaksanakan program tersebut secara penuh, termasuk penerapan layanan selama enam hari sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin A. Surapati, menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG di lapangan berjalan sesuai rencana setelah dilakukan pemantauan langsung oleh pihaknya. Menurutnya, sekolah-sekolah di dalam kota menjadi lokasi awal yang menjalankan program ini.

“Alhamdulillah, berdasarkan monitoring kami, pelaksanaan Program MBG di beberapa sekolah dalam kota Muara Teweh berjalan baik dan sesuai harapan,” ujar Syahmiludin saat ditemui di Muara Teweh, Selasa (7/10/2025).

Pada tahap awal, penyaluran makanan bergizi hanya diberikan selama lima hari. Namun dengan kesiapan sekolah serta dukungan para pemangku kepentingan, layanan MBG kini diperluas hingga hari Sabtu.

“Transformasi ini menunjukkan kesiapan sekolah dan komitmen kita dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran. Karena itu, sejak beberapa waktu lalu MBG sudah berjalan enam hari,” jelasnya.

Syahmiludin menekankan bahwa perubahan ini juga merupakan bagian dari penyesuaian terhadap pola belajar yang semakin dinamis, sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar.

Program MBG di Barito Utara menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik. Pemenuhan nutrisi yang baik diharapkan dapat mendorong konsentrasi, daya belajar, serta kesehatan siswa.

Dinas Pendidikan memastikan proses evaluasi, pembinaan, dan pendampingan terus dilakukan secara rutin untuk menjaga konsistensi pelaksanaan program di sekolah-sekolah.

“Kami ingin memastikan MBG benar-benar memberi manfaat nyata bagi peserta didik, tenaga pendidik, dan ekosistem pendidikan secara keseluruhan. Evaluasi akan terus dilakukan agar program berjalan optimal dan merata,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga mendorong kolaborasi antara sekolah, orang tua, serta penyedia pangan lokal agar pelaksanaan MBG semakin berkualitas dan berkelanjutan.

Dengan semakin matangnya pelaksanaan program ini, pihak Dinas Pendidikan berharap dampaknya dapat dirasakan secara luas oleh seluruh jenjang pendidikan di Barito Utara. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *