Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menggelar konsultasi publik penyusunan integritas ketahanan pangan sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) sekaligus rencana aksi percepatan penurunan stunting. Kegiatan berlangsung di Aula Bapperida Kapuas, Rabu (3/9/2025).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kapuas H. M. Wiyatno yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM), Budi Kurniawan.
Dalam sambutannya, Budi menegaskan bahwa konsultasi publik merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dan komprehensif. Menurutnya, perencanaan yang baik harus memperhatikan identifikasi isu strategis, termasuk ketahanan pangan dan stunting.
“Perencanaan pembangunan harus dilakukan secara partisipatif, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan melalui pola top-down dan bottom-up di semua tingkatan pemerintahan. Hal ini relevan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus penurunan angka stunting,” ujarnya.
Budi juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai isu nasional. Data Badan Ketahanan Pangan menunjukkan kebutuhan beras Indonesia mencapai 30 juta ton per tahun, sementara produksi domestik belum sepenuhnya mencukupi sehingga impor masih dilakukan.
Sebagai salah satu daerah prioritas, Kabupaten Kapuas memiliki peran penting dalam pengembangan sentra produksi pangan berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan produksi beras, jagung, dan hortikultura dengan penerapan teknologi pertanian modern.
Namun, berdasarkan data BPS Kapuas, sekitar 60% petani masih berpenghasilan di bawah UMR, yang menunjukkan perlunya intervensi untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.
Selain ketahanan pangan, Pemkab Kapuas juga menjadikan percepatan penurunan stunting sebagai agenda prioritas dalam rencana aksi daerah.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bapperida Kapuas Ahmad M Saribi, Kepala BPS Kapuas, sejumlah kepala OPD, para camat, serta tim ahli penyusunan integritas ketahanan pangan dan rencana aksi stunting.(red/HP)













