Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Wakil Bupati Kapuas Dodo menerima audiensi Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Iqbal Afriansyah bersama jajaran. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dalam pembangunan keluarga hingga percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kapuas.
Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas, Rabu (15/7/2026). Dalam kesempatan itu, turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Kapuas dr. Try Setya Utami beserta jajaran.
Dodo menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam menjalankan program prioritas nasional.
“Selamat datang di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung, Kota Air. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas kami menyambut baik kehadiran Bapak Muhammad Iqbal Afriansyah beserta jajaran dan mengucapkan selamat bertugas di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Dodo.
Ia mengatakan, kerja sama antara Pemkab Kapuas melalui DP3APPKB dengan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Kalteng selama ini telah berjalan dengan baik. Kolaborasi tersebut dinilai perlu terus diperkuat agar program pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, dan penanganan stunting dapat berjalan maksimal.
“Sinergi yang sudah terbangun harus terus diperkuat. Program-program prioritas nasional harus dapat terlaksana secara optimal di Kabupaten Kapuas,” katanya.
Dodo menilai penurunan angka stunting masih menjadi salah satu tantangan utama yang harus diselesaikan bersama. Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat ditangani oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah dan pemangku kepentingan.
“Penurunan angka stunting membutuhkan kerja keras dan koordinasi seluruh pihak. DP3APPKB tidak bisa bekerja sendiri, semua harus bergerak bersama agar target penurunan stunting bisa tercapai setiap tahunnya,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa berbagai tantangan, termasuk adanya kebijakan efisiensi anggaran, tidak boleh menjadi penghambat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Meskipun dalam suasana efisiensi, semangat kita tidak boleh berkurang. Salah satu indikator kemajuan daerah adalah keberhasilan menurunkan angka stunting secara signifikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Kapuas menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus membuka ruang kerja sama dengan Kemendukbangga/BKKBN dalam meningkatkan kualitas pembangunan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami terbuka terhadap berbagai masukan dan arahan dari Kemendukbangga/BKKBN. Pemerintah Kabupaten Kapuas akan terus berkolaborasi agar pembangunan keluarga dan penanganan stunting dapat terus ditingkatkan demi masyarakat Kapuas yang sehat, berkualitas, dan sejahtera,” pungkasnya. (red/hp)













