Pemkab Kapuas

Bupati Kapuas Lantik 106 Pejabat, Minta Birokrasi Lebih Responsif dan Waspadai Karhutla

×

Bupati Kapuas Lantik 106 Pejabat, Minta Birokrasi Lebih Responsif dan Waspadai Karhutla

Sebarkan artikel ini
Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno saat melantik dan mengambil sumpah/janji PNS dalam jabatan manajerial serta menyerahkan SK penunjukan kepala puskesmas di Aula Tingang Menteng, Kantor Bupati Kapuas, Selasa (18/8/2026) sore. (ist) 

Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno melantik 104 pegawai negeri sipil (PNS) dalam jabatan manajerial sekaligus menyerahkan surat keputusan (SK) penunjukan kepada dua kepala puskesmas, Selasa (18/8/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut berlangsung di Aula Tingang Menteng, Kantor Bupati Kapuas. Secara keseluruhan, terdapat 106 aparatur sipil negara (ASN) yang menerima amanah dalam jabatan baru.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Dr. Usis I Sangkai mengatakan, 104 pejabat yang dilantik terdiri atas tiga pejabat pimpinan tinggi pratama, 46 pejabat administrator, dan 55 pejabat pengawas.

Sementara itu, dua ASN lainnya menerima SK penunjukan sebagai kepala puskesmas.

Tiga pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni Teguh Satio Utomo sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kapuas, Purwanto sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Santoso sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga.

Dalam sambutannya, Wiyatno mengingatkan bahwa jabatan yang diberikan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia meminta pejabat yang baru dilantik mampu menggerakkan birokrasi agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, adaptif, responsif, dan akuntabel.

Menurut Wiyatno, pejabat manajerial harus mampu berpikir strategis sekaligus memangkas prosedur pelayanan yang dinilai tidak perlu.

“Jabatan ini adalah amanah. Saya minta seluruh pejabat dapat menjadi motor penggerak birokrasi dan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Wiyatno.

Perhatian khusus juga diberikan kepada dua kepala puskesmas yang menerima SK penunjukan.

Wiyatno menegaskan, puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, ia meminta tidak ada lagi masyarakat yang mengeluhkan pelayanan kesehatan yang lambat maupun kurang ramah.

Ia juga mendorong puskesmas memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting, meningkatkan cakupan imunisasi, serta mengoptimalkan langkah-langkah promotif dan preventif sesuai kondisi wilayah masing-masing.

Selain pelayanan publik, Wiyatno mengingatkan para pejabat untuk ikut meningkatkan kewaspadaan masyarakat menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

ASN, kata dia, harus ikut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan serta pentingnya menjaga lingkungan.

“Kita juga harus mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap karhutla dan menghemat penggunaan air bersih karena sudah memasuki musim kemarau,” ujarnya.

Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera bekerja dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Kapuas.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kapuas, unsur Forkopimda, Asisten Sekda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua GOW Kabupaten Kapuas, pimpinan instansi vertikal, serta perwakilan perbankan dan BUMN/BUMD. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *