Pemkab Kapuas

Bupati Kapuas Lepas Jasad Pejuang Cornelius Willem ke TMP Sanaman Lampang, Wujud Penghormatan atas Jasa Pahlawan Kalimantan

×

Bupati Kapuas Lepas Jasad Pejuang Cornelius Willem ke TMP Sanaman Lampang, Wujud Penghormatan atas Jasa Pahlawan Kalimantan

Sebarkan artikel ini
Bupati kapuas HM Wiyatno didampingi Wabup Dodo dan unsur Forkopimda tangan pimpin langsung pelepasan jasad Alm Cornelius Willem di TPU Barimba, Kab. Kapuas, Minggu (09/11/2025). (ist) 

Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Dalam suasana haru dan penuh penghormatan, Bupati Kapuas HM. Wiyatno, SP, memimpin secara simbolis pelepasan jasad Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, almarhum Letnan Muda Udara Dua Cornelius Willem, dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Barimba menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Sanaman Lampang di Kota Palangka Raya, Minggu (9/11/2025).

Pemindahan makam ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025, yang digelar atas kerja sama antara Komando Daerah TNI Angkatan Udara I Pangkalan TNI AU Iskandar Pangkalan Bun, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Cornelius Willem, lahir di Kuala Kapuas pada 5 November 1926 dan wafat pada 14 Desember 1989, merupakan salah satu penerjun dalam Operasi Penerjunan Pertama Republik Indonesia di Kotawaringin pada 17 Oktober 1947. Operasi ini melibatkan 13 pemuda Kalimantan, termasuk Iskandar Durauf, M. Dachlan, Johannes Bitak, hingga Imanuel Nuhan. Mereka menggunakan pesawat C-47 Skytrain/Dakota RI-002 yang dipiloti Robert “Bob” Earl Freeberg, seorang warga negara Amerika.

Meski hanya mendapat pelatihan singkat dan menggunakan parasut bekas peninggalan Belanda serta Jepang, semangat para pemuda tersebut tak tergoyahkan. Mereka berhasil membuka Dropping Zone dan mendirikan stasiun pemancar radio untuk membantu perjuangan rakyat Kalimantan melawan penjajah. Operasi bersejarah ini kelak menjadi cikal bakal berdirinya Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara.

Setelah operasi itu, Cornelius Willem ditangkap oleh tentara Belanda pada 27 November 1947 dan ditahan di Nusakambangan hingga 5 Desember 1949. Seusai bebas, ia kembali berdinas di AURI Yogyakarta dan terus mengabdi hingga akhir hayatnya.

Dalam sambutannya, Bupati Kapuas HM. Wiyatno menyampaikan rasa hormat dan bangga atas jasa besar almarhum Cornelius Willem.

“Beliau adalah putra terbaik Kapuas dan Kalimantan Tengah yang telah berjuang mempertaruhkan nyawa demi kemerdekaan bangsa. Pemindahan ini adalah bentuk penghormatan dan pengakuan atas jasa beliau,” ujar Wiyatno.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kapuas Dodo, SP, unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas, serta keluarga besar almarhum. Prosesi berlangsung dengan khidmat dan penuh haru.

Usai dilepas dari Barimba, jasad almarhum dibawa menuju Kota Palangka Raya dan disemayamkan di Rumah Pahlawan Nasional Alm. Cilik Riwut, Jalan Jend. Sudirman No.1 Kota Palangka Raya.

Selanjutnya, jenazah dimakamkan secara militer di TMP Sanaman Lampang oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) sebagai bentuk penghormatan atas jasa pengabdiannya bagi bangsa dan negara. (red/hp)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *