Muara Teweh, Nusaborneo.com – Suasana haru dan bangga menyelimuti kegiatan pelepasan kafilah MTQH XXXIII Kabupaten Barito Utara yang digelar di Hotel Walet Muara Teweh pada Sabtu (22/11/2025). Setelah menanti hampir dua dekade, Barito Utara kembali mencatat sejarah dengan menjadi Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025.
Capaian prestisius tersebut mendapat apresiasi besar dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Dalam kesempatan itu, Bupati H. Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix SY Tingan, Sekda Muhlis, jajaran kepala perangkat daerah, serta Ketua Kafilah secara resmi mengumumkan bonus bagi para juara dan pendamping.
“Alhamdulillah, setelah 19 tahun, Barito Utara akhirnya kembali meraih predikat juara umum. Ini bukan prestasi biasa, tetapi hasil kerja keras, pengorbanan, dan doa dari semua pihak,” ujar Bupati Shalahuddin dalam sambutannya.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyiapkan bonus uang sebesar Rp300 juta untuk kafilah, pelatih, dan pendamping yang terlibat. Dana tersebut akan disalurkan melalui Dinas Sosial PMD.
“Dana ini bentuk komitmen daerah untuk menghargai perjuangan para peserta. Kalau pun nanti ada kendala pencairan, saya pastikan hak itu tetap diberikan, bahkan saya siap tanggung jawab secara pribadi,” tegas Bupati disambut tepuk tangan peserta.
Tidak hanya itu—kabar paling membahagiakan datang ketika Bupati mengumumkan hadiah perjalanan ibadah umrah bagi 11 peserta yang berhasil meraih juara pertama pada masing-masing cabang lomba.
“Untuk 11 juara pertama, insyaAllah tahun depan kita berangkatkan umrah. Teknisnya nanti melalui LPTQ dan BPKAD. Jika ada kendala administrasi, komunikasikan langsung, jangan segan,” tambahnya.
Bupati turut memberikan apresiasi mendalam kepada peserta, pelatih, pendamping, dan seluruh tim yang telah bekerja keras mempersiapkan kafilah hingga mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
“Prestasi ini bukan hanya prestasi individu, tetapi prestasi Barito Utara. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga ini menjadi langkah awal untuk prestasi lebih besar ke depan,” katanya.
Dalam penutup sambutannya, ia memanjatkan doa untuk seluruh kafilah dan hadirin.
“Semoga kita semua diberi kesehatan, umur panjang, rezeki yang luas, serta akhir hayat yang husnul khatimah,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Kafilah Barito Utara, H. Fery Kusmiadi, tidak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia menyebut pencapaian ini merupakan tonggak bersejarah setelah hampir dua dekade Barito Utara tidak pernah menyentuh gelar juara umum.
“Selama 19 tahun kita berjuang dan menunggu. Tahun ini, perjuangan itu terbayar. Terima kasih atas dukungan pemerintah dan seluruh pihak yang telah membantu,” ungkapnya.
Acara pelepasan ditutup dengan sesi foto bersama, doa, serta pesan agar para peserta terus menjaga semangat dan kecintaan pada Al-Qur’an sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. (red)













