Muara Teweh, Nusaborneo.com – Awal pekan dimanfaatkan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felix Sonadie untuk turun langsung ke Kecamatan Gunung Purei, Senin (1/12/2025). Wilayah yang berada di perbatasan Kalimantan Timur ini menjadi satu dari titik prioritas evaluasi program kerja 100 hari pasangan kepala daerah tersebut.
Kunjungan ini diawali dengan prosesi adat pemotongan pantan sebagai tanda penghormatan terhadap budaya setempat sebelum rombongan memasuki kantor kecamatan. Sekda Barito Utara, Drs. Muhlis, serta sejumlah kepala OPD juga turut hadir mendampingi agenda lapangan tersebut.
Menurut Bupati Shalahuddin, pengecekan langsung ke lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Termasuk di antaranya kondisi infrastruktur yang menghubungkan desa-desa di Gunung Purei.
“Kami ingin memastikan pelaksanaan program 100 hari berjalan sesuai harapan. Karena itu kami memilih melalui jalur Desa Sempirang sebagai bentuk pengecekan kondisi jalan secara nyata,” ujar Shalahuddin.
Selain infrastruktur, Bupati menyampaikan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan di wilayah paling utara Barito Utara itu juga menjadi fokus perhatian. Ia menegaskan bahwa kunjungan lapangan akan terus dilakukan agar pemerintah tidak hanya menerima laporan di atas kertas, tetapi melihat langsung realitas kebutuhan warga.
Camat Gunung Purei bersama jajaran menyambut kedatangan rombongan dengan penuh apresiasi, berharap agenda tersebut membawa tindak lanjut positif bagi pengembangan pelayanan publik di daerah mereka. (red)













