Upaya itu dilakukan melalui Pelatihan Pendidikan Sebaya dan Konselor Sebaya bagi pengurus Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja serta Forum Generasi Berencana (Genre). Kegiatan yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Murung Raya tersebut berlangsung di aula Dinas PUPR setempat, Selasa (27/10/2026).
Pelatihan dibuka Sekretaris Daerah Murung Raya, Lynda Kristiane, yang membacakan sambutan Bupati Murung Raya. Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Murung Raya Rumiadi, Kepala DP3AP2KB Murung Raya Pirman Prihatin, serta sejumlah pemangku kepentingan dan peserta pelatihan.
Dalam sambutan bupati, disampaikan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan penentuan arah masa depan. Pada periode ini, generasi muda juga dihadapkan pada beragam persoalan yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.
Sejumlah tantangan yang disoroti antara lain perilaku seksual berisiko, HIV/AIDS, penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), pernikahan usia anak, gangguan kesehatan mental, hingga perundungan.
Persoalan tersebut dinilai tidak cukup ditangani oleh pemerintah atau keluarga saja. Diperlukan keterlibatan masyarakat, termasuk remaja yang dapat saling mendukung dan membangun lingkungan pergaulan yang lebih sehat.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mendengarkan, memberikan informasi yang benar, dan mendampingi teman sebaya yang sedang menghadapi masalah.
Pendekatan teman sebaya dinilai penting karena remaja sering kali merasa lebih nyaman menceritakan persoalan pribadi kepada orang yang seusia. Dengan komunikasi yang tepat, mereka diharapkan dapat memperoleh dukungan tanpa merasa dihakimi.
Pengurus PIK Remaja dan Forum Genre pun didorong mengambil peran lebih aktif sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan mampu menjadi penghubung informasi sekaligus mengajak teman-temannya membuat keputusan yang lebih bijak.
Pemkab Murung Raya berharap pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui edukasi, komunikasi positif, maupun pendampingan terhadap teman sebaya.
Dengan keterlibatan generasi muda, upaya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang remaja diharapkan dapat berjalan lebih dekat dengan kebutuhan mereka. (red)













