Muara Teweh, Nusaborneo.com – Program Pelatihan Operator Alat Berat Excavator dan Dump Truck Tahun 2026 mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Barito Utara. Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, menilai kegiatan tersebut sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Pelatihan yang dibuka di Aula Disnakertranskop UKM Barito Utara pada Jumat (23/1/2026) ini dinilai sejalan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya sektor industri dan pertambangan yang berkembang di wilayah Barito Utara.
Dalam pernyataannya, Minggu (25/1/2026), Ardianto menyebut pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk menekan angka pengangguran dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
“Ini merupakan investasi penting bagi tenaga kerja lokal. Dengan keterampilan yang sesuai standar, putra-putri daerah akan lebih siap bersaing dan memiliki nilai tambah di pasar kerja,” kata Ardianto.
Ia menegaskan DPRD Barito Utara mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah yang fokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri. Menurutnya, program semacam ini tidak hanya meningkatkan kesiapan kerja, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Utara, Sampurna Murni Yati, yang mewakili Kepala Dinas M. Mastur. Sebanyak 32 peserta asal Barito Utara mengikuti kegiatan ini.
Para peserta akan menjalani pelatihan selama 20 hari di LPK Kuat Perkasa Abadi, Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Materi yang diberikan meliputi pengoperasian excavator dan dump truck, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), etika kerja, serta praktik lapangan.
Ardianto juga menekankan pentingnya peran perusahaan dan pelaku usaha di Barito Utara untuk memberikan ruang kerja bagi tenaga lokal yang telah mengikuti pelatihan.
“Kami berharap perusahaan di daerah ini bisa memprioritaskan tenaga kerja lokal yang sudah terlatih dan kompeten. Dengan begitu, manfaat pelatihan ini bisa dirasakan secara nyata,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan operator alat berat merupakan bagian dari program berkelanjutan pemerintah daerah dalam mencetak tenaga kerja profesional dan bersertifikat, sekaligus mendukung visi pembangunan Barito Utara yang maju dan berkeadilan.
“SDM yang terampil dan unggul adalah kunci untuk membangun ekonomi daerah yang mandiri dan berkelanjutan,” tutup Ardianto. (red/at)













