News

Hadirkan Tokoh MPP Pusat, PKS Kalteng Perkuat Militansi dan Wawasan Kader

×

Hadirkan Tokoh MPP Pusat, PKS Kalteng Perkuat Militansi dan Wawasan Kader

Sebarkan artikel ini
IST

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah terus menggenjot penguatan kualitas kader melalui kegiatan Pendidikan Politik dan Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai. Kegiatan ini diikuti oleh 155 anggota PKS dan dipusatkan di Aula Bapperida Kabupaten Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun, Sabtu (24/1/2026).

Agenda pendidikan politik yang digelar selama satu hari penuh tersebut menghadirkan narasumber nasional dari Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PKS Pusat, yakni Baran Wirawan, A. Hakim, serta Reti Riseti. Kehadiran mereka memberikan perspektif strategis terkait arah perjuangan dan nilai dasar PKS di tengah dinamika kebangsaan.

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kalimantan Tengah, Heru Hidayat, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi ideologis bagi anggota pelopor agar semakin memahami regulasi internal partai serta mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, konsepsi dasar partai merupakan pedoman utama bagi kader dalam menjalankan peran politik dan sosial. Materi yang disampaikan mencakup AD/ART, falsafah perjuangan, garis besar kebijakan partai, platform pembangunan, hingga wawasan kewaspadaan dan pengamanan partai serta pengarusutamaan keluarga.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, menegaskan bahwa pendidikan politik merupakan bagian dari proses kaderisasi berkelanjutan yang tidak boleh berhenti pada tataran formalitas.

Ia menekankan pentingnya penghayatan nilai-nilai partai agar benar-benar membumi dalam sikap dan tindakan kader. Dengan begitu, PKS diharapkan mampu menghadirkan politik yang membawa kemaslahatan dan menjadi rahmat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu narasumber dari MPP Pusat, Baran Wirawan, dalam pemaparannya menyoroti tantangan kebangsaan yang semakin kompleks. Ia mengingatkan bahwa kader PKS harus mampu menampilkan wajah Islam yang moderat, inklusif, dan solutif di tengah kemajemukan Indonesia.

Menurut Baran, keberagaman suku, agama, budaya, dan etnis merupakan realitas yang harus dijawab dengan pendekatan politik yang beretika, adaptif, serta relevan terhadap isu global, perkembangan media sosial, hingga tekanan ekonomi dunia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Kalimantan Tengah, Misbahul Munir, menekankan pentingnya adab dan keteladanan kader di tengah masyarakat. Ia berharap anggota PKS senantiasa menjaga etika, memperkuat persatuan, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. (shah/red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *