Palangka Raya, Nusaborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) terus mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya hoaks dan berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah daerah.
Edukasi tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi Diskominfosantik Kalteng sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap informasi palsu maupun tindakan penipuan yang berpotensi merugikan.
Dalam imbauannya, Pemprov Kalimantan Tengah menegaskan bahwa seluruh program, bantuan, maupun layanan resmi pemerintah tidak pernah disertai permintaan uang, biaya administrasi, ataupun data pribadi melalui jalur yang tidak resmi.
Masyarakat diminta untuk berhati-hati apabila menerima pesan, telepon, atau informasi yang mengatasnamakan pejabat maupun instansi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan berisi permintaan tertentu yang mencurigakan.
Pemprov Kalteng mengingatkan warga agar tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal serta tidak melakukan transfer uang atas permintaan yang belum terverifikasi kebenarannya.
Selain itu, masyarakat dianjurkan untuk selalu melakukan pengecekan informasi melalui kanal komunikasi resmi pemerintah sebelum mempercayai atau menyebarluaskan suatu informasi.
Apabila menemukan indikasi penipuan atau penyebaran informasi palsu, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.
Melalui sosialisasi yang terus dilakukan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap masyarakat semakin cerdas dalam memilah informasi serta mampu terhindar dari berbagai modus kejahatan digital yang memanfaatkan media komunikasi dan media sosial. (red)













