Palangka Raya, Nusaborneo.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, menegaskan dukungan penuh terhadap program Satu Rumah Satu Sarjana yang dinilai sangat relevan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalteng.
“Tantangan utama daerah saat ini bukan lagi soal ketersediaan tenaga kerja, melainkan kebutuhan terhadap SDM yang mampu mengelola sektor pertanian secara modern, berbasis teknologi, dan memiliki kemampuan manajerial,” ucapnya Selasa (10/2/2026).
Kebutuhan mendesak Kalimantan Tengah bukan hanya tenaga kerja, tapi operator teknologi pertanian dan manajer lahan yang punya kapasitas intelektual dan kemampuan manajerial.
“Program Satu Rumah Satu Sarjana bisa menjadi solusi nyata untuk melahirkan intelektual muda, sekaligus mendorong lahirnya generasi baru yang mampu membawa perspektif baru dalam pengembangan agribisnis dan pertanian modern,” tambahnya.
Selain itu, berharap program tersebut dapat berdampak pada penurunan angka pengangguran, sekaligus meningkatkan daya saing Kalimantan Tengah di tingkat nasional hingga internasional.
“Namun demikian, menekankan bahwa program ini membutuhkan dukungan bersama dari berbagai pihak agar berjalan maksimal,” lanjutnya.
Program ini harus didukung lintas sektor. Pemerintah, masyarakat, sampai lembaga pendidikan harus solid kalau mau cita-cita ini berhasil. Dalam hal ini mengajak seluruh pihak untuk ikut mengawal dan mendukung program tersebut demi peningkatan kualitas SDM Kalimantan Tengah ke depan.
“Dengan demikian, Kalimantan Tengah bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas SDM melalui program pendidikan yang inovatif dan efektif,”ungkapnya. (red/yd)













