Kuala Pembuang, Nusaborneo.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, mengingatkan pemerintah daerah agar dapat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan baik dan tepat sasaran.
Hal ini disampaikan Zuli Eko Prasetyo menyusul pencapaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih pemerintah daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum lama ini .
Menurut Zuli Eko Prasetyo, meskipun capaian WTP patut diapresiasi, fokus utama tetap harus pada penggunaan APBD yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Seruyan.
“Kami apresiasi terkait hal itu. Tetapi perlu yang digarisbawahi yaitu tujuan utama kita tidak hanya WTP, tapi bagaimana menggunakan APBD itu dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Seruyan, seutuhnya dalam segala bidang,” tegas Zuli Eko Prasetyo.
Ia menekankan bahwa APBD harus diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor, termasuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian
Penggunaan anggaran yang tepat akan memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat mendapatkan manfaat dari pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah.
Selain itu, Zuli Eko Prasetyo juga mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan APBD, agar masyarakat dapat melihat dan merasakan langsung dampak positif dari alokasi anggaran tersebut.
Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab pemerintah daerah adalah memastikan setiap dana yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk program dan kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
DPRD Kabupaten Seruyan, menurut Zuli Eko Prasetyo, akan terus memantau dan mengawasi penggunaan APBD, serta bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran digunakan secara efektif dan efisien. (HI)













