NewsPemprov Kalteng

Jenazah Sertu Heri Prasetyo Tiba di Dermaga, Gubernur dan Pangdam Hingga Kapolda Turut Menyambut

×

Jenazah Sertu Heri Prasetyo Tiba di Dermaga, Gubernur dan Pangdam Hingga Kapolda Turut Menyambut

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan mengevakuasi jenazah Sertu Heri Prasetyo, korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17 di Seruyan. Gubernur Kalteng, Kapolda, dan Pangdam XXII/Tambun Bungai menyambut langsung jenazah di dermaga. (Ist)

Kuala Pembuang, Nusaborneo.com – Operasi pencarian korban kecelakaan helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Kabupaten Seruyan akhirnya membuahkan hasil. Korban terakhir yang sebelumnya dinyatakan hilang berhasil ditemukan tim gabungan pada Jumat (6/11/2026).

Korban diketahui bernama Sertu Heri Prasetyo. Jenazahnya dievakuasi oleh tim gabungan Basarnas bersama unsur terkait setelah melalui pencarian intensif di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan.

Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan sejumlah personel. Jenazah korban dibawa menggunakan tandu menuju kendaraan evakuasi sebelum akhirnya disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, dan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin di dermaga.

Ketiganya turut hadir mengawal proses pencarian sejak awal kejadian hingga korban terakhir berhasil ditemukan.

Penemuan Sertu Heri Prasetyo menjadi akhir dari upaya pencarian kru helikopter MI-17 yang mengalami kecelakaan saat menjalankan misi kemanusiaan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Helikopter tersebut sebelumnya dikerahkan untuk melakukan operasi water bombing di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Seruyan.

Insiden tersebut menyisakan duka mendalam, mengingat para kru tengah menjalankan tugas membantu penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian terhadap seluruh kru yang dilaporkan hilang dalam kecelakaan tersebut memasuki tahap akhir.

Kehadiran Gubernur, Kapolda, dan Pangdam saat menerima jenazah menjadi bentuk perhatian sekaligus penghormatan terhadap prajurit yang gugur saat menjalankan tugas.

Sementara itu, informasi lebih lanjut mengenai proses penanganan jenazah dan tahapan berikutnya masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. (red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *