Muara Teweh, Nusaborneo.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam menyusun perencanaan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lahei, Rabu (04/02/2026).
Pada kegiatan tersebut, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin hadir langsung bersama Ketua TP PKK Barito Utara Hj. Maya Savitri Shalahuddin serta jajaran perangkat daerah, guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dari tingkat kecamatan dan desa.
Musrenbang Kecamatan Lahei menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk merumuskan usulan prioritas pembangunan yang terarah, partisipatif, dan berkelanjutan. Dalam sambutannya, Bupati Shalahuddin menekankan bahwa perencanaan yang baik harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, agar setiap program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.
“Perencanaan pembangunan tidak boleh bersifat seremonial. Setiap usulan harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Barito Utara Hj. Maya Savitri Shalahuddin menyatakan dukungan penuh terhadap program-program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup keluarga. Ia menyoroti pentingnya perhatian terhadap sektor kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan, serta penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah.
Di sela kegiatan Musrenbang, Hj. Maya Savitri Shalahuddin bersama jajaran TP PKK Kabupaten dan TP PKK Kecamatan Lahei juga melakukan peninjauan ke Posyandu Melati 01. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelayanan kesehatan ibu dan anak yang menjadi garda terdepan di tingkat masyarakat.
Ia berharap kualitas pelayanan Posyandu terus ditingkatkan, baik dari sisi fasilitas, kapasitas kader, maupun partisipasi masyarakat. Menurutnya, peran aktif TP PKK Kecamatan sangat dibutuhkan dalam mendukung keberlanjutan operasional Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan berbasis masyarakat.
Musrenbang Kecamatan Lahei turut dihadiri unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan yang menyampaikan berbagai usulan pembangunan untuk tahun anggaran mendatang. (red/at)













