Kuala Kurun, Nusaborneo.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Aisyah Thisia Agustiar Sabran melakukan kunjungan pembinaan Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Melati, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kabupaten Gunung Mas, Senin (22/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Aisyah didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Gunung Mas Mimie Mariatie Jaya S. Monong serta para istri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan juga dihadiri anggota PKK dan kader Posyandu dari berbagai wilayah di Kabupaten Gunung Mas.
Pembinaan ini bertujuan memperkuat implementasi Posyandu 6 Bidang SPM yang kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Aisyah mengatakan transformasi Posyandu menjadi bagian penting dalam mendekatkan berbagai layanan dasar pemerintah kepada masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Posyandu sebagai pos pelayanan terpadu menjadi tempat masyarakat memperoleh berbagai layanan dasar, tidak hanya di bidang kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Posyandu 6 SPM sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, terutama kader Posyandu yang menjadi ujung tombak pelayanan di masyarakat.
Ia pun mengajak para kader untuk terus meningkatkan kolaborasi dan peran aktif dalam memberikan pelayanan kepada warga. Dengan penerapan enam bidang SPM, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat semakin meningkat.
“Dengan implementasi 6 SPM, mari bersama-sama mewujudkan masyarakat desa dan kelurahan yang lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih sejahtera,” katanya.
Pada kesempatan itu, TP PKK Provinsi Kalteng juga menyerahkan sejumlah bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Posyandu Melati.
Bantuan yang diberikan meliputi 30 paket alat tulis untuk bidang pendidikan, timbangan bayi, stadiometer, timbangan digital, serta tensimeter digital untuk bidang kesehatan. Selain itu diserahkan pompa air untuk bidang pekerjaan umum, bak sampah untuk bidang perumahan rakyat, alat pemadam api ringan (APAR) untuk bidang ketenteraman dan perlindungan masyarakat, serta 30 paket sembako untuk bidang sosial.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan Posyandu sekaligus memperkuat peran Posyandu sebagai pusat layanan masyarakat berbasis desa dan kelurahan. (red)













