Pemprov Kalteng

Leonard Ampung Tekankan Inovasi Hadapi Tantangan Fiskal

×

Leonard Ampung Tekankan Inovasi Hadapi Tantangan Fiskal

Sebarkan artikel ini
Plt Sekda Kalteng, Leonard S Ampung.

Palangka Raya, Nusaborneo.comPelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menegaskan pemerintah daerah harus meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam mengelola sumber daya, terutama di tengah kondisi fiskal yang semakin ketat. Hal ini disampaikannya usai Rapat Koordinasi Teknis Riset dan Inovasi Daerah 2025 di Aula Bappedalitbang, Kamis (13/11/2025).

Leonard menekankan bahwa anggaran APBD harus digunakan secara efektif dan efisien demi kesejahteraan masyarakat. “Kita berharap, dalam kondisi yang kita hadapi sekarang, kita harus mampu berinovasi dan berkreasi untuk memanfaatkan sumber daya yang ada,” ujarnya. Ia menambahkan, Kalimantan Tengah membutuhkan terobosan berbasis riset dan inovasi agar program pembangunan tetap berjalan optimal.

Menurutnya, keterbatasan APBD tidak boleh menjadi alasan berhentinya pelayanan publik. Pemerintah daerah justru dituntut mengutamakan program strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat. “Anggaran dari APBD kita harus digunakan secara lebih efektif dan efisien agar benar-benar memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” katanya.

Leonard juga menegaskan semangat pembangunan daerah harus tetap dijaga di tengah situasi fiskal yang berubah. Ia memberikan motivasi agar jajaran pemerintahan tetap bekerja maksimal. “Tetap semangat — Kalteng Berkah, Kalteng Baju!” ucapnya.

Dalam konteks riset dan inovasi daerah, Leonard menilai integrasi data dan penyelarasan program lintas perangkat daerah sangat penting. Inovasi, menurutnya, bukan hanya pada teknologi, tetapi juga pada manajemen pembangunan dan pengambilan keputusan.

Ia menekankan pemerintah provinsi membuka ruang luas bagi kolaborasi akademisi, lembaga penelitian, dan OPD untuk memperkuat kebijakan berbasis bukti. Dengan demikian, program prioritas dapat lebih tepat sasaran meskipun anggaran mengalami penyesuaian.

Leonard berharap momentum rapat ini menjadi landasan kerja untuk tahun 2026 yang disebutnya sebagai tahun penuh tantangan fiskal. Ia menilai kesiapan pemerintah daerah menghadapi perubahan anggaran akan bergantung pada kreativitas dan koordinasi lintas sektor. (Mda).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *