Katingan, Nusaborneo.com – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meninjau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat sekaligus menyosialisasikan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Sabtu (23/5/2026).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah Sunarti hadir mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mendampingi rombongan Menteri Sosial di Gedung Salawah, Kompleks Perkantoran Kabupaten Katingan, Kasongan.
Kegiatan itu mengusung tema kolaborasi program prioritas Presiden dalam membangun sumber daya manusia menuju kemandirian ekonomi di Kabupaten Katingan.
Kedatangan Mensos Saifullah disambut prosesi adat Potong Pantan sebagai simbol penghormatan masyarakat Dayak kepada tamu kehormatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan tarian daerah, penampilan paduan suara, pidato berbahasa Arab dan Inggris, hingga simulasi pembelajaran oleh siswa Sekolah Rakyat.
Saifullah mengatakan Program Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi paling rentan atau kelompok Desil 1 yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.
“Program ini memang diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga yang paling tidak mampu agar mereka tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak,” kata Saifullah.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Katingan terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Menurutnya, pemerintah pusat saat ini tengah menyiapkan pembukaan Sekolah Rakyat tahap kedua dengan kapasitas 300 siswa, masing-masing 100 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
“Tidak ada sistem pendaftaran dalam program ini. Pemerintah akan melakukan penjangkauan langsung kepada anak-anak yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain meninjau Sekolah Rakyat, Mensos juga memberikan sosialisasi terkait DTSEN kepada unsur pemerintah daerah yang hadir. Ia menegaskan DTSEN menjadi basis data sosial ekonomi nasional yang terintegrasi dan dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Data tersebut nantinya akan menjadi acuan utama dalam perencanaan pembangunan maupun penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Bupati Katingan Saiful menyambut baik pelaksanaan Program Sekolah Rakyat dan sosialisasi DTSEN di wilayahnya.
Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memastikan bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. (red)













