MTQ dan FSQ bukan sekadar ajang perlombaan keagamaan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, mulai dari membaca hingga memahami dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Halikinnor mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ dan FSQ tahun ini. Dia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an harus benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya diperdengarkan dalam perlombaan atau kegiatan keagamaan.
“MTQ jangan hanya dipahami sebagai perlombaan atau syiar keagamaan, tetapi harus mampu memaknai nilai-nilai manfaat dan kemaslahatan yang menyertainya,” tegas Halikinnor.
Dia juga mengingatkan dewan hakim, juri, dan panitera agar menjalankan tugas secara objektif, jujur, dan amanah. Dengan begitu, peserta yang meraih prestasi merupakan mereka yang benar-benar layak menjadi juara.
Di tengah kemeriahan kegiatan keagamaan tersebut, Halikinnor turut mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kondisi kemarau yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kotim membuat kewaspadaan perlu terus ditingkatkan. Dia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.
Halikinnor secara khusus mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang rawan terbakar.
Jika menemukan titik api, warga diharapkan segera melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum api meluas.
Selain upaya pencegahan, Halikinnor mengajak masyarakat memperbanyak doa agar hujan segera turun dan Kabupaten Kotim senantiasa mendapat perlindungan serta keberkahan.
Dia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui MTQ dan FSQ juga tercermin dalam kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan keselamatan bersama.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kotim berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi di tengah masyarakat. Tidak hanya melahirkan qari, qariah, dan peserta berprestasi, MTQ dan FSQ juga diharapkan mampu membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki karakter yang kuat. (red)













