Muara Teweh, Nusaborneo.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Nurul Anwar, mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dukungan itu disampaikan menyusul diterbitkannya Surat Edaran (SE) Bupati Barito Utara H Shalahuddin Nomor 100.3.4.2/73/SETDA/IX/2026 tentang Antisipasi Dampak Kabut Asap Akibat Karhutla.
Nurul Anwar menilai kebijakan tersebut diperlukan untuk meminimalkan risiko kesehatan masyarakat dan aparatur pemerintahan di tengah menurunnya kualitas udara.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Bupati dalam mengantisipasi dampak kabut asap. Dalam kondisi seperti ini, perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” kata Nurul Anwar, Senin (7/9/2026).
Menurut dia, paparan kabut asap dapat memberikan dampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan. Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih.
Nurul juga menilai pembatasan kegiatan di luar ruangan merupakan langkah yang tepat apabila kondisi udara berada pada tingkat yang tidak sehat.
“Jika kualitas udara belum memungkinkan untuk beraktivitas seperti biasa, kegiatan di luar ruangan memang sebaiknya dikurangi. Penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya perlindungan, bukan menghentikan pelayanan pemerintah,” ujarnya.
Ia meminta penerapan kebijakan tersebut tetap memperhatikan keberlangsungan pelayanan publik. Aparatur sipil negara (ASN) yang harus menjalankan tugas di luar ruangan juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan dan menggunakan perlindungan diri, termasuk masker.
Di sisi lain, Nurul Anwar mengajak masyarakat ikut berperan dalam mencegah meluasnya dampak karhutla. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan jika menemukan titik api.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar dan segera laporkan jika ada indikasi kebakaran,” katanya.
Nurul berharap upaya antisipasi yang dilakukan pemerintah daerah dapat berjalan efektif sehingga kualitas udara di Barito Utara segera membaik.
Dengan kondisi udara yang kembali normal, ia berharap aktivitas pemerintahan, pendidikan, dan kegiatan masyarakat dapat berlangsung tanpa adanya pembatasan.
“Harapannya kondisi udara segera membaik. Untuk saat ini, mari bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan sambil mendukung langkah pemerintah,” pungkasnya. (red)













