Muara Teweh, Nusaborneo.com – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Melalui Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK), Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM kembali menggelar Pelatihan Menjahit Lanjutan Tahun 2025, yang resmi dimulai pada Kamis (9/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Disnakertranskop-UKM tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas, HM. Mastur, SE, MM, dan diikuti oleh 16 peserta yang telah memiliki dasar kemampuan menjahit.
Dalam sambutannya, Mastur menegaskan bahwa pengembangan SDM merupakan salah satu kunci percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pelatihan ini bukan sekadar mengasah keterampilan, tetapi juga mendorong masyarakat agar siap menciptakan peluang usaha dan mampu bersaing di sektor industri kreatif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peningkatan kualitas SDM harus dilakukan secara sistematis, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, hingga penguatan kompetensi profesional.
Pada tahun anggaran 2025, Disnakertranskop-UKM Barito Utara menggelar berbagai program peningkatan keterampilan yang menyasar masyarakat umum, pencari kerja, hingga pelaku usaha kecil. Di antaranya:
- Program pemagangan dalam negeri
- Pelatihan operator alat berat
- Pelatihan perkoperasian dan peningkatan UMKM
- Pelatihan keterampilan bagi warga eks desa transmigrasi
- Program pemberdayaan bagi masyarakat sekitar kawasan hutan
“Semua program ini kami rancang agar memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka pengangguran serta membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha baru,” jelas Mastur.
Mastur juga memberikan motivasi kepada para peserta agar memanfaatkan pelatihan secara optimal.
“Keterampilan menjahit memiliki peluang pasar yang luas. Jika ditekuni, tidak menutup kemungkinan bisa membuka usaha rumahan maupun bekerja secara profesional,” katanya.
Pelatihan menjahit lanjutan yang diadakan UPT BLK ini dirancang untuk menghasilkan peserta yang memiliki kemampuan teknis lebih mendalam. Mereka diajarkan teknik konstruksi busana tingkat lanjut, penyelesaian produk jahit yang rapi, hingga pemahaman dasar kewirausahaan.
Dengan adanya pelatihan ini, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat Barito Utara yang dapat meningkatkan taraf ekonomi keluarga melalui keterampilan yang dimiliki. (red)













