Tangerang, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) terus memperkuat langkah strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan pelatihan kerja berbasis kebutuhan industri. Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan kerja jajaran Pemkab Barito Utara ke Workshop PT Sanggar Sarana Baja (SSB) di Tangerang, Rabu (21/1/2026).
Kunjungan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, yang didampingi Kepala Dinas Nakertranskop UKM, Kepala Dinas PUPR, Direktur Politeknik Muara Teweh, anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah H. Purman Jaya, serta Site Manager PT Trakindo Utama Cabang Muara Teweh.
Rombongan diterima oleh Group Head PT Sanggar Sarana Baja, Wendra Normal, bersama jajaran manajemen perusahaan. Agenda utama pertemuan tersebut adalah penjajakan kerja sama pembentukan Balai Latihan Kerja (BLK) yang melibatkan langsung peran dunia usaha.
Selain berdiskusi, rombongan juga meninjau fasilitas workshop PT SSB untuk melihat secara langsung sarana, peralatan, serta sistem kerja yang berpotensi dijadikan rujukan dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi di Barito Utara.
Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menegaskan, kolaborasi dengan sektor industri merupakan pendekatan efektif dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang siap pakai dan berdaya saing.
“Pemerintah daerah membutuhkan mitra industri agar pelatihan kerja yang diselenggarakan benar-benar selaras dengan kebutuhan dunia usaha. BLK yang kami rencanakan ini diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang terampil dan profesional,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah, khususnya melalui peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara, HM Mastur. Ia menyebut keterlibatan industri dalam pembentukan BLK akan memberikan dampak signifikan terhadap efektivitas pelatihan.
“Dengan dukungan perusahaan seperti PT Sanggar Sarana Baja, peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja,” katanya.
HM Mastur berharap, rencana kerja sama tersebut dapat diwujudkan secara berkelanjutan sehingga mampu menekan angka pengangguran sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Barito Utara.
“BLK ini kami dorong menjadi pusat pengembangan kompetensi tenaga kerja daerah yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional,” pungkasnya. (red)













