Pangkalan Bun, Nusaborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bantuan pangan, air bersih hingga layanan kesehatan gratis disalurkan kepada warga di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran hadir secara langsung menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis di Lapangan Sampuraga Lama, Kotawaringin Barat, Selasa (6/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pemerintah terus berupaya hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah terus berupaya memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, dan perekonomian,” ujar Agustiar.
Bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter untuk setiap paket.
Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Tunai Langsung (BLT) melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Bantuan tersebut diberikan kepada 1.352 penerima yang tersebar di lima kelurahan.
Tak hanya kebutuhan pangan, warga juga mendapat bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter. Pemerintah turut menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis serta membagikan masker dan vitamin kepada masyarakat.
Penyaluran bantuan serupa juga dilakukan di Kecamatan Kumai.
Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Kalteng kepada masyarakat di daerahnya. Menurutnya, sejumlah program pemerintah provinsi telah dirasakan manfaatnya oleh warga.
Program tersebut di antaranya Gerakan Pangan Murah, distribusi air bersih, pembangunan sumur bor, hingga berbagai program di bidang kesehatan dan pendidikan.
Nurhidayah berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dapat terus diperkuat.
“Sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten diharapkan terus berjalan agar berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dapat semakin optimal,” demikian harapannya. (red)













