Rakor ini diikuti oleh seluruh pemerintah daerah kabupaten/kota se-Indonesia. Dari Murung Raya, kegiatan dihadiri perwakilan Pemkab Mura bersama stakeholder terkait yang mengikuti jalannya rakor di ruang Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Mura.
Dalam rakor tersebut dipaparkan perkembangan inflasi nasional terkini, termasuk kondisi inflasi di sejumlah wilayah. Dua penyumbang terbesar inflasi saat ini berasal dari kelompok makanan-minuman dan sektor pendidikan. Komoditas beras tercatat sebagai salah satu penyumbang inflasi tertinggi, dengan harga rata-rata di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp14.000 per kilogram.
Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan tugas bersama seluruh pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah harus melakukan langkah konkret, seperti menjaga pasokan dan distribusi bahan pokok, menggelar pasar murah, serta melakukan koordinasi rutin dengan stakeholder terkait,” tegasnya.
Selain isu inflasi, rakor juga membahas keamanan siber, penguatan implementasi sertifikasi produk halal di daerah, serta sejumlah agenda penting lainnya.
Pemkab Murung Raya menyatakan komitmennya untuk terus menjaga agar tingkat inflasi di daerah tetap terkendali, demi mendukung stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(red)













