Muara Teweh, Nusaborneo.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memperkuat daya saing produk lokal terus dilakukan secara konkret. Salah satunya melalui penyerahan Sertifikat Hak Cipta Desain Batik kepada para pelaku usaha, sebagai bentuk perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi karya kreatif daerah.
Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung dalam kegiatan audiensi yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, Selasa (3/2/2026).
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin yang diwakili Sekretaris Daerah Drs. Muhlis menegaskan pentingnya perlindungan hukum bagi pelaku UMKM dan industri kreatif agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Menurutnya, sertifikat hak cipta tidak hanya melindungi karya dari potensi pelanggaran, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi terhadap produk yang dihasilkan. Dengan adanya kepastian hukum, produk lokal dinilai akan lebih dipercaya oleh konsumen serta memiliki daya tarik bagi investor.
“Perlindungan HKI menjadi fondasi penting dalam mendorong pelaku usaha naik kelas. Kreativitas harus dihargai dan dilindungi agar memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi penciptanya,” ujar Muhlis saat menyampaikan sambutan Bupati.
Ia menambahkan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan ekonomi digital, karya kreatif daerah seperti batik khas Barito Utara memiliki peluang besar untuk menembus pasar yang lebih luas, asalkan dikelola secara profesional dan dilindungi secara hukum.
Bupati juga mendorong para penerima sertifikat agar menjadikan hak cipta tersebut sebagai modal strategis untuk meningkatkan kualitas produksi, memperluas pemasaran, serta meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM. Selain itu, perangkat daerah terkait bersama Dekranasda Kabupaten Barito Utara yang dipimpin Hj. Maya Savitri Shalahuddin diminta terus aktif memfasilitasi pengurusan HKI bagi pelaku usaha lainnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyampaian ucapan selamat kepada para penerima sertifikat, sekaligus ajakan kepada seluruh pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam memajukan perekonomian daerah. (red/at)













