Pemkab Pulpis

Pulpis Matangkan Peralihan 12 Puskesmas ke Skema BLUD, Fokus Tingkatkan Mutu Layanan

×

Pulpis Matangkan Peralihan 12 Puskesmas ke Skema BLUD, Fokus Tingkatkan Mutu Layanan

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau, dr. Pande Putu Gina.

Pulang Pisau, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terus mematangkan rencana perubahan status 12 puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Kebijakan ini disiapkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau, dr. Pande Putu Gina, menyampaikan bahwa saat ini proses penilaian tengah dilakukan terhadap puskesmas yang diproyeksikan beralih status.

“Saat ini sedang dilakukan tahapan penilaian oleh Pemkab terhadap 12 puskesmas tersebut,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2026).

Adapun puskesmas yang masuk dalam proses evaluasi meliputi UPTD Puskesmas Tangkahen, Bawan, Bukit Rawi, Jabiren, Pulang Pisau, Bereng, Tahai, Maliku, Sebangau, Pangkoh, Bahaur Tengah, dan Bahaur Hilir.

Menurut dr. Pande, transformasi menjadi BLUD bertujuan agar setiap unit pelayanan publik dapat berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan sekaligus memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan. Skema BLUD sendiri dirancang untuk meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat tanpa berorientasi pada keuntungan.

“Dengan pola BLUD, puskesmas memiliki keleluasaan dalam mengatur keuangan dan operasional sesuai kebutuhan riil di lapangan, namun tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas,” jelasnya.

Ia menambahkan, perubahan ini diharapkan mampu mendorong pelayanan kesehatan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat peran pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan dasar.

Dr. Pande juga mengapresiasi sinergi antara Bagian Perekonomian Setda dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau dalam menyusun tahapan transformasi tersebut. Ia berharap seluruh jajaran puskesmas dapat berpartisipasi aktif dan serius dalam mempersiapkan diri, terutama dalam pemenuhan persyaratan administratif dan teknis menuju penerapan sistem BLUD. (tn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *