DPRD Kalteng

Purdiono: Dari Infrastruktur Jalan hingga Air Bersih Jadi Masukan Utama Masyarakat Saat Reses

×

Purdiono: Dari Infrastruktur Jalan hingga Air Bersih Jadi Masukan Utama Masyarakat Saat Reses

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalteng, Purdiono SE saat Reses perorang di wilayah Barito. 

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Dalam rangka menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan, Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono, melaksanakan kegiatan reses di beberapa wilayah Kabupaten Barito Timur (Bartim). Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai permasalahan yang dihadapi di tingkat desa.

Adapun titik reses yang dikunjungi yakni Desa Balawa, Desa Maipe, dan Desa Sarapat, yang seluruhnya berada di wilayah Kabupaten Bartim. Dalam setiap kunjungan, Purdiono disambut antusias oleh masyarakat setempat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan dan keluhan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak.

Menurut Purdiono, berbagai aspirasi masyarakat yang mengemuka dalam kegiatan reses kali ini cukup beragam, namun sebagian besar masih berkutat pada persoalan infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, tata batas wilayah, serta ketersediaan sarana air bersih.

“Dalam hal ini, tentunya sebagai wakil rakyat sudah menjadi tugas kami di DPRD untuk memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua masukan dan aspirasi yang telah disampaikan akan kami bawa untuk dibahas dalam rapat dewan,” ujar Purdiono kepada media ini usai kegiatan reses, Rabu (05/11/2025).

Ia menegaskan, infrastruktur jalan menjadi salah satu hal yang paling sering dikeluhkan warga di desa-desa pelosok Bartim. Kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan, telah menghambat mobilitas warga serta kegiatan ekonomi masyarakat.

“Akses jalan yang baik adalah urat nadi pembangunan. Jika jalannya bagus, maka distribusi hasil pertanian, pendidikan, dan pelayanan kesehatan juga akan lebih lancar,” tambahnya.

Selain jalan, persoalan air bersih juga menjadi perhatian serius. Sejumlah warga di wilayah pedesaan masih kesulitan mendapatkan air layak konsumsi, terutama pada musim kemarau. Purdiono menilai, penyediaan air bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata, tetapi perlu sinergi lintas sektor agar masyarakat bisa menikmati hak dasar tersebut secara berkelanjutan.

Tak hanya itu, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah memperhatikan fasilitas pendidikan dan kesehatan. Di beberapa titik, bangunan sekolah dan puskesmas masih membutuhkan perbaikan dan penambahan tenaga pendidik serta tenaga medis.

“Kami berharap, hasil dari reses ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan,” ucapnya.

Purdiono menambahkan, kegiatan reses merupakan bentuk nyata pelaksanaan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi dari lembaga legislatif. Ia berkomitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Bartim agar pembangunan dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran.

Dengan berakhirnya kegiatan reses tersebut, Purdiono berharap aspirasi yang dihimpun dapat menjadi dasar kuat bagi DPRD dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk bersama-sama mencari solusi terbaik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. (Red/yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *