Muara Teweh, Nusaborneo.com – Arahan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se-Kabupaten Barito Utara Tahun 2025, mendapat dukungan dari Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Nurul Anwar. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh camat yang berlangsung di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (5/11/2025)
Nurul Anwar menilai, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat koordinasi pemerintahan di tingkat kecamatan serta memastikan keselarasan antara kebijakan daerah dengan pelaksanaan di lapangan.
“Arahan Bupati Shalahuddin sangat tepat. Camat memiliki peran vital sebagai ujung tombak pemerintahan daerah. Mereka harus menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan program dan pelayanan publik yang efektif serta berpihak kepada masyarakat,” ujar Nurul.
Ia menambahkan, empat prinsip pembangunan daerah yang disampaikan Bupati — yakni pemerataan dan keadilan, keterpaduan dan kolaborasi, efisiensi dan akuntabilitas, serta keberlanjutan — menjadi landasan penting bagi terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Empat prinsip itu adalah pondasi untuk mewujudkan pemerintahan yang berorientasi hasil dan berkeadilan sosial. Saya berharap seluruh camat benar-benar memahami dan mengimplementasikannya dalam setiap program kerja,” tegasnya.
Lebih lanjut, Nurul juga menyoroti pesan Bupati agar camat menjadi pemimpin yang mengayomi dan memberi teladan bagi masyarakat, sekaligus mampu membangun semangat baru di wilayahnya.
“Seorang camat harus hadir bukan hanya sebagai pejabat administratif, tetapi juga sebagai pemimpin yang memberi inspirasi dan menumbuhkan semangat gotong royong di masyarakat. Inilah makna dari semangat Iya Mulik Bengkang Turan yang disampaikan Bupati,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kekompakan dan sinergi antara seluruh lini pemerintahan, mulai dari kabupaten hingga desa. Karena itu, ia mendukung ajakan Bupati agar camat menjalin kemitraan dengan berbagai unsur, termasuk tokoh adat, agama, pemuda, dan pelaku usaha.
“Kunci keberhasilan pembangunan adalah kolaborasi. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Pemerintah daerah, camat, dan masyarakat harus bergerak seirama menuju tujuan bersama,” tuturnya.
Nurul Anwar menyampaikan optimismenya bahwa dengan koordinasi yang solid dan kepemimpinan yang kuat di tingkat kecamatan, cita-cita mewujudkan Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan dapat tercapai.
“Kami di DPRD siap mendukung kebijakan pemerintah daerah, terutama yang berorientasi pada pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (red)













