Palangka Raya, Nusaborneo.com Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menilai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) menjadi ruang penting untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Partisipasi warga dalam Musrenbang akan membantu pemerintah menyusun program yang lebih tepat sasaran, sekaligus sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Perencanaan pembangunan merupakan fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan daerah,” ucapnya, Selasa (10/2/2026).
Dalam hal ini juga mengapresiasi kepada Pemerintah Kota Palangka Raya atas konsistensi dalam menjalankan pembangunan, khususnya sejak periode kedua kepemimpinan wali kota.
“Proses pembangunan yang berjalan selama ini selalu diawali dengan perencanaan yang matang.
Rangkaian penyusunan program mulai dari APBD Perubahan, APBD Murni 2025, hingga perencanaan APBD 2026 menunjukkan tahapan perencanaan yang berjalan secara sistematis,” tambahnya.
Selain itu, turut mengapresiasi peran Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) yang dinilai telah mengoordinasikan proses perencanaan secara terstruktur.
“Tahapan perencanaan pembangunan di Palangka Raya telah dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku, di antaranya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 terkait tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian, dan evaluasi rencana pembangunan,” lanjutnya.
Proses perencanaan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari Musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan, hingga nantinya berlanjut ke Musrenbang tingkat Kota Palangka Raya.
“Dalam kesempatan ini juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung sekaligus mengawal proses perencanaan pembangunan, agar pelaksanaan program ke depan benar-benar berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Pelaksanaan Musrenbang yang sesuai prosedur menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang terencana, partisipatif, dan berkelanjutan.
“Dalam hal ini berharap, perencanaan pembangunan yang matang dan melibatkan masyarakat dapat mendorong peningkatan kualitas hidup warga, sekaligus membawa Palangka Raya menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera,” ungkapnya. (red/yd)













