Pemkab Barut

Wabup Barito Utara Tinjau Sejumlah Alternatif Lahan Workshop BLK di Jalan Pendreh

×

Wabup Barito Utara Tinjau Sejumlah Alternatif Lahan Workshop BLK di Jalan Pendreh

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Barito Utara, Felix SY Tingan bersama Kadis Nakertranskop UKM M. Mastur dan jajaran saat meninjau sejumlah alternatif lahan pembangunan Workshop BLK di Jalan Pendreh, Sabtu (7/2/2026). (ist)

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui rencana pembangunan Workshop Balai Latihan Kerja (BLK). Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, bersama jajaran terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang direncanakan di kawasan Jalan Pendreh, Sabtu (7/2/2026).

Peninjauan yang berlangsung sejak pukul 10.20 WIB tersebut menyasar beberapa titik lahan alternatif yang berada di sekitar kawasan Perusahaan Daerah (Perusda). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan lahan dari berbagai aspek, mulai dari status kepemilikan, luas area, hingga kemudahan akses untuk mendukung pembangunan sarana pelatihan kerja.

Wakil Bupati Felix SY Tingan didampingi Kepala Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara HM. Mastur, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Ronald Aprianto, Kepala Bidang Aset BPKA Pardos Tigor, serta Kepala BLK Barito Utara H. Akurnadi.

Dalam kegiatan tersebut, Bidang Aset BPKA melakukan pengecekan fisik lahan secara detail dengan memadukan survei lapangan dan pemanfaatan peta digital berbasis aplikasi seluler. Metode ini digunakan untuk memastikan data luasan dan batas aset daerah sesuai dengan kondisi riil.

Wabup Felix menegaskan bahwa pembangunan Workshop BLK merupakan bagian dari implementasi program prioritas kepala daerah melalui agenda “11–12 Gaspoll”, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal.

“Workshop BLK ini diharapkan menjadi sarana strategis dalam menyiapkan tenaga kerja Barito Utara yang siap pakai dan mampu bersaing. Kita ingin SDM yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki etos kerja dan sikap profesional sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Nakertranskop UKM HM. Mastur menyampaikan bahwa hasil peninjauan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi guna mempercepat proses pembangunan.

“Kami akan menggelar rapat koordinasi bersama BPKA dan Dinas PUPR untuk membahas hasil peninjauan ini sebagai dasar perencanaan pembangunan fisik Workshop BLK,” kata Mastur.

Ia berharap keberadaan Workshop BLK nantinya mampu menjadi pusat pelatihan kerja yang adaptif terhadap kebutuhan pasar, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi penyerapan tenaga kerja lokal.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara pun mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk memberikan dukungan agar pembangunan Workshop BLK dapat terealisasi sesuai rencana, demi mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. (red/at)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *