Palangka Raya, Nusaborneo.com – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa, mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima dan menyaring informasi, khususnya yang berkaitan dengan isu bahan bakar minyak (BBM).
Imbauan tersebut disampaikan menyusul sempat munculnya kepanikan di tengah masyarakat akibat beredarnya kabar kenaikan harga BBM yang belum jelas kebenarannya.
“Beberapa waktu lalu sempat terjadi kepanikan di tengah masyarakat akibat beredarnya kabar kenaikan harga BBM, padahal tidak ada kebijakan resmi terkait hal tersebut,” ujarnya.
Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu panik dan diharapkan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar luas di media sosial.
Menurutnya, arus informasi yang cepat saat ini menuntut masyarakat untuk lebih bijak dalam memilah dan memastikan kebenaran suatu kabar sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
“Tidak semua informasi yang beredar sesuai dengan kondisi sebenarnya. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi,” tambahnya.
Debora juga mengingatkan agar masyarakat selalu mengacu pada sumber resmi dalam memperoleh informasi, sehingga tidak terjebak dalam kabar bohong atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan.
Ia berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menyikapi informasi, potensi kepanikan akibat isu yang tidak benar dapat diminimalisir.
“Harapannya masyarakat lebih cermat dan tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi kebenarannya,” pungkasnya. (red/yd)













