Puruk Cahu, Nusaborneo.com – Sedikitnya 1.411 unit bangunan rumah penduduk dan 5.322 jiwa warga di Kabupaten Murung Raya, terdampak banjir akibat luapan aliran sungai barito.
Kepala Basarnas Kalteng AA. Alit Supartana di Palangka Raya mengatakan pihaknya mendapat laporan dari BPBD Kabupaten Murung Raya pada (17/01) pukul 21:00 WIB bahwa banjir yang terjadi di daerahnya semakin meluas. Mendapat info tersebut kami langsung menyiapkan tim untuk berangkat dan membantu proses evakuasi.
Tim yang berangkat membawa Alut berupa 1 Unit Rescue Car dan 1 Unit Rubber Boat. mereka juga dilengkapi peralatan pertolongan di air, peralatan evakuasi, peralatan medis, dan drone untuk memudahkan pemantauan banjir lewat udara.
Setelah tiba dilokasi banjir pada Kamis (18/01) tepatnya di Ibukota Kabupaten Murung Raya, Kota Puruk Cahu, Tim Basarnas berupaya melakukan evakuasi kepada beberapa warga yang menjadi korban banjir.
Sementara Berdasarkan data yang didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya ketinggian air bervariasi antara 50 centimeter sampai 2 meter. Tercatat ada 1.411 unit bangunan rumah terendam air dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 5.322 jiwa. Beberapa warga pun harus diungsikan.
Selain Rumah, Banjir pun merendam beberapa fasilitas umum seperti tempat ibadah, jembatan, kantor pemerintah, posyandu dan bangunan sekolah.(red/tim)













