Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menyambut kedatangan 560 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari Tahun Akademik 2025/2026. Para mahasiswa tersebut akan menjalankan program pengabdian masyarakat di Kecamatan Bataguh.
Wakil Bupati Kapuas Dodo, mewakili pemerintah daerah menerima sekaligus melepas para peserta KKN dalam kegiatan yang berlangsung di GOR Panunjung Tarung, Jalan Maluku, Kuala Kapuas, Rabu (22/7/2026).
Acara itu turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM) Budi Kurniawan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kapuas Fery Noah, jajaran pimpinan UNISKA, dosen pembimbing lapangan, unsur Forkopimcam Bataguh, kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, serta para mahasiswa peserta KKN.
Dalam sambutannya, Dodo mengatakan kehadiran mahasiswa KKN merupakan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, saya mengucapkan selamat datang kepada 560 mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di satu kelurahan dan lima desa di Kecamatan Bataguh,” kata Dodo.
Menurut dia, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan akademik, tetapi mampu melahirkan gagasan dan program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Dodo menyebut pelaksanaan KKN merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa, kata dia, memiliki kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memahami persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Ia meminta para peserta KKN dapat menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan desa. Beberapa sektor yang dinilai potensial untuk dikembangkan antara lain literasi digital, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengelolaan lingkungan, serta penguatan potensi ekonomi desa.
“Kami berharap adik-adik mahasiswa mampu menjadi agen perubahan dengan menghadirkan program yang berdampak nyata, menjawab kebutuhan masyarakat, serta memperkuat kapasitas desa melalui semangat kolaborasi,” ujarnya.
Selain menjalankan program kerja, Dodo juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga sikap selama berada di tengah masyarakat. Ia meminta peserta KKN menghormati nilai budaya lokal, membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan warga, serta mengedepankan semangat gotong royong.
Pemerintah Kabupaten Kapuas, kata Dodo, terus membuka ruang kerja sama dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah melalui pemberdayaan masyarakat.
Pelaksanaan KKN UNISKA Tahun Akademik 2025/2026 diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi mahasiswa sekaligus menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Bataguh. (red)













