NasionalNews

7 Pejabat Baru Dilantik, OJK Siapkan Penguatan Pengawasan Bursa Komoditas

×

7 Pejabat Baru Dilantik, OJK Siapkan Penguatan Pengawasan Bursa Komoditas

Sebarkan artikel ini
Sejumlah pejabat OJK berfoto bersama usai pelantikan di Jakarta, Selasa (1/9/2026). (ist)

Jakarta, Nusaborneo.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penyegaran organisasi dengan melantik sejumlah pejabat pimpinan satuan kerja. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas internal OJK di tengah semakin luasnya tugas dan mandat lembaga tersebut.

Pelantikan digelar di Jakarta, Selasa (1/9/2026), dan dipimpin Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko. Sejumlah pejabat yang dilantik menempati posisi setingkat Deputi Komisioner, Kepala Departemen, hingga Kepala Unit.

Bukan sekadar pergantian posisi, penguatan struktur ini juga disiapkan untuk menjawab kebutuhan OJK dalam menghadapi dinamika sektor keuangan dan mandat baru yang diberikan melalui perubahan Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Salah satu fokus yang mulai diperkuat adalah struktur pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).

OJK menyiapkan fungsi pengaturan, perizinan, hingga pengawasan BMKS agar kegiatan perdagangan komoditas strategis dapat berjalan secara tertib, kredibel, dan transparan.

“Penguatan organisasi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap mandat dapat dijalankan secara optimal, sekaligus menjaga kesinambungan kepemimpinan dan pengembangan talenta di lingkungan OJK,” demikian disampaikan OJK dalam keterangan resminya.

7 Pejabat Dilantik

Dalam pelantikan tersebut, sebanyak tujuh pejabat mendapat amanah baru, yakni:

  1. Bambang Mukti Riyadi sebagai Deputi Komisioner Sistem Informasi dan Daerah.
  2. Rendra Zairuddin Idris sebagai Kepala Unit Khusus Transformasi.3
  3. Inka Yusgiantoro sebagai Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis.
  4. Asep Suwondo sebagai Kepala Departemen Aktuaria.
  5. Agus Firmansyah sebagai Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.
  6. Boyke Wibowo Suadi sebagai Kepala Departemen Internasional dan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme.
  7. Enrico Hariantoro sebagai Kepala Departemen Pengawasan Lembaga dan Transaksi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis.

OJK menyebut penyegaran kepemimpinan tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan organisasi sekaligus meningkatkan kemampuan insan OJK dalam menerjemahkan strategi dan kebijakan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dengan struktur yang semakin diperkuat, OJK ingin memastikan pelaksanaan pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan tetap berjalan efektif. Di saat yang sama, lembaga tersebut juga mulai mempersiapkan diri menjalankan mandat baru di bidang BMKS.

Penguatan tersebut diharapkan turut membangun ekosistem keuangan dan perdagangan komoditas strategis yang lebih tertata, dapat dipercaya, serta terbuka bagi para pelaku usaha dan masyarakat. (red/shah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *