Pemkab Pulpis

Pj Bupati Nunu Andriani  Hadiri dan Buka Launcing Dan Pelepasan Tim DWP BAAS Locus Stunting Pulpis

×

Pj Bupati Nunu Andriani  Hadiri dan Buka Launcing Dan Pelepasan Tim DWP BAAS Locus Stunting Pulpis

Sebarkan artikel ini

Pulang Pisau, Nusaborneo.com – Penjabat (Pj) Bupati Hj. Nunu Andriani hadiri dan membuka kegiatan launcing dan pelepasan Tim DWP BAAS ke Desa/ Kelurahan Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Jumat (8/3).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Banama Tingang Kantor Bupati setempat bertujuan untuk menurunkan angka Stunting di wilayah Pulpis.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua DWP BAAS, Stap Ahli Bupati Asisten, Kepala OPD, Sekretariat TPSS PLT dp3ap2kb berjalan dengan aman.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Nunu Andriani, menegaskan  saya atas nama Pemkab Pulpis mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak, sehingga hari ini aksi nyata dalam percepatan stunting bisa menjadi percontohan penurunan stunting melibatkan bass DWP dengan edukasi panganan lokal.

Lebih lanjut  Nunu mengatakan, perlu saya sampaikan bahwa stunting menjadi permasalahan, serius yang dihadapi oleh banyak negara negara berkembang kondisi pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak terhambat secara kronis akibat kekurangan gizi pada periode awal

“Beberapa hal yang dapat menyebabkan anak stunting adalah kekurangan asupan gizi pada masa baduta/balita praktik pemberian makan yang tidak tepat pada anak, kekurangan asupan gizi pada masa kehamilan, kekurangan informasi terhadap pola asuh dan perawatan anak kebersihan dan sanitasi yang yang buruk pada lingkungan keluarga salah satu upaya yang dilakukan,” ucap Nunu.

Untuk percepatan penurunan stunting
Dan pencegahan stunting di kabupaten pulang pisau yang di sebabkan oleh asupan gizi dan pemberian makan yang tidak tepat kepada baduta, ibu hamil dan ibu menyusui adalah upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga beresiko stunting,

Di laksanakan BAAS di 40 desa /kelurahan locus Desa stunting tahun 2024 mengunakan menu yang sama dengan siklus 7 hari dari dinas kesehatan dan persagi kabupaten pulang pisau, pemberian makanan dengan waktu yang tepat kita mendapatkan rekomendasi dari dokter spesialis anak yaitu dokter Franky,dan mendapatkan lima kali pemberian tiga kali menu utama pagi siang dan malam beber Nunu.

Kepada sasaran stunting dapat melaksan dengan baik di desa/kelurahan locus Nya masing-masing,dan minimal waktu pemberianya adalah 14 hari Dan harapan saya bisa sampai 30 hari sesuai kemampuan yang sudah di anggarkan di tiap OPD dan dapat bekerja sama tenaga lini lapangan stunting yaitu kepala desa, ketua PKK desa dan Tim pendamping keluarga yang ada di locus stunting.

DWP selaku bunda asuh anak stunting Kabupaten Pulpis dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tangung jawab serta proaktif dalam melakukan pendampingan stunting di locus stunting, tutup Pj Bupati Hj Nunu Andriani.(tn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *